Pintasan.co, Ponorogo – Keluarga Besar Pondok Pesantren Gontor bersama Laznas Darunnajah menyalurkan sembilan ton lebih bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Jumat (2/1/2026).
Bantuan 9 ton itu merupakan tahap ketiga yang dikirim Laznas Darunnajah. Bantuan tersebut meliputi sembako, perlengkapan salat, pakaian layak pakai, serta perlengkapan tidur untuk warga terdampak bencana.
Seluruh bantuan diberangkatkan dari Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, pada Kamis (25/12/2025) lalu. Bantuan dikumpulkan dari santri, alumni, guru, serta masyarakat luas yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ketua Laznas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief mengatakan, jumlah bantuan yang terkumpul hampir mencapai 9 ton. Menurutnya, bantuan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.
“Bantuan ini adalah hasil pengumpulan bersama dari berbagai kalangan, dari yang kecil hingga yang besar, dan jumlahnya hampir mencapai 9 ton,” kata K.H. Hadiyanto Arief.
Pihaknya mengatakan, bencana alam di wilayah Sumatera menyebabkan kerusakan rumah warga dan terhentinya aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan logistik bagi para korban menjadi sangat mendesak.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” imbuhnya.
Proses distribusi 9 ton bantuan melibatkan sejumlah pondok pesantren di daerah penerima, seperti Pondok Pesantren Mawaridussalam dan Pondok Pesantren Darul Hijrah Al-Madaniyah Gayo Lues, dengan dukungan jaringan alumni pesantren.
Aksi kemanusiaan ini juga didukung berbagai pihak, di antaranya Amidas Gontor, DMX Cargo, dan Rene Book Turos Pustaka. Dukungan tersebut diharapkan mempercepat penyaluran bantuan agar segera diterima para korban bencana.
