Pintasan.co, Pangandaran – Perairan selatan Pulau Jawa diguncang gempa bumi sebanyak dua kali hari ini, Jumat 4 April 2025.

Gempa bumi yang pertama mengguncang perairan Pangandaran terjadi pada siang tadi sekitar pukul 13.17 WIB.

Pusat gempa terjadi pada koordinat 8,18 Lintang Selatan dan 108,44 Bujur Timur atau sekitar 53 Kilometer dari barat daya Kabupaten Pangandaran. Kedalaman gempa sekitar 66 kilometer.

Berdasarkan rilis BMKG, gempa siang tadi di perairan Pangandaran termasuk ke dalam gempa menengah.

Gempa bumi tersebut diakibatkan karena adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menujam ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar turun dengan kombinasi mendatar (oblique normal fault).” pernyataan BMKG hari ini, 4 April 2025.

Gempa bumi tersebut dirasakan bukan hanya di Pangandaran, tetapi di beberapa wilayah seperti Cilacap, Kebumen dan Bantul.

Menurut BMKG gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hanya saja, para wisatawan tetap diimbau untuk waspada.

Baca Juga :  Cak Imin Sarankan Penanganan Korban Judi Online Lewat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan