Pintasan.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil langkah konkret terhadap kebijakan pemerintah Israel yang menghambat masuknya bantuan kemanusiaan dan organisasi kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

MUI menilai PBB tidak cukup hanya menyampaikan kecaman atau pernyataan sikap, melainkan harus turun tangan secara langsung.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa tindakan Israel tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan internasional.

Oleh karena itu, ia meminta PBB dan seluruh instrumen internasional terkait untuk segera bertindak tegas guna menjamin akses bantuan kemanusiaan secara penuh dan tanpa syarat ke wilayah Gaza.

“PBB harus segera mengambil langkah nyata, bukan hanya mengeluarkan pernyataan. Akses bantuan kemanusiaan ke Gaza harus dibuka sepenuhnya dan tanpa hambatan,” ujar Sudarnoto dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2025).

Selain mendesak peran aktif PBB, MUI juga mendorong pemerintah Indonesia untuk lebih tegas menyikapi tindakan Israel. Sudarnoto meminta Kementerian Luar Negeri RI memainkan peran strategis melalui diplomasi internasional dan kepemimpinan moral untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas berbagai dugaan pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

MUI juga mengajak masyarakat internasional, termasuk lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat sipil global, agar bersatu menolak segala bentuk normalisasi maupun pembenaran terhadap tindakan Israel yang dinilai menindas rakyat Palestina.

“Keheningan dan pembiaran hanya akan memperpanjang penderitaan kemanusiaan di Palestina. Dunia internasional harus bersikap tegas dan konsisten,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Takziah ke Rumah Duka Korban Kebakaran DPRD Makassar