Pintasan.co, Jakarta – Polri menyatakan kesiapan mendukung Kementerian Haji dan Umrah RI dalam penambahan kuota petugas haji 2026. Dukungan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang ingin meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan institusinya siap menyediakan personel terbaik sesuai kebutuhan dan kompetensi. Ia menyebut Polri telah melakukan koordinasi internal melalui Staf Sumber Daya Manusia untuk mempersiapkan petugas yang akan ditugaskan.

Polri akan memfokuskan personel pada tugas pelayanan, pengamanan, serta perlindungan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pemerintah menggandakan kuota petugas haji dari unsur TNI dan Polri atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut muncul setelah evaluasi positif terhadap kinerja petugas pada penyelenggaraan haji sebelumnya.

Dahnil menilai petugas TNI dan Polri memiliki kedisiplinan, ketangguhan, dan tanggung jawab tinggi sehingga mampu mendukung kelancaran dan kenyamanan jemaah. Selain menambah personel, kementerian juga menggandeng Mabes TNI dan Polri dalam pembinaan serta pelatihan calon petugas haji.

Sebanyak 179 pelatih dari unsur TNI dan Polri terlibat dalam pelatihan intensif bersama tim internal kementerian guna membekali calon petugas dengan kesiapan fisik, mental, dan profesionalisme selama bertugas.

Baca Juga :  Pimpinan KPK Bantah Terbelah soal Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji