Pintasan.co, JakartaNilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif pada Rabu (21/1/2026). Rupiah berpeluang ditutup melemah di kisaran Rp16.950 hingga Rp16.980 per dolar AS. Ada penutupan perdagangan Selasa (20/1/2026), rupiah melemah tipis 0,01 persen ke level Rp16.956 per dolar AS. Pada waktu yang sama, indeks dolar AS turun ke posisi 98,66.

Sentimen Global Tekan Rupiah

Direktur Trive Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menilai sentimen global menekan pergerakan rupiah. Sikap Presiden AS Donald Trump terkait Greenland memicu kekhawatiran pasar.

Pasar juga merespons rencana Amerika Serikat menaikkan tarif impor. AS akan mengenakan bea tambahan 10 persen mulai 1 Februari.

Negara-negara Eropa berpotensi terkena kebijakan tersebut. Tarif bisa naik hingga 25 persen jika negosiasi gagal.

Uni Eropa dan Inggris menyiapkan langkah balasan. Uni Eropa mempertimbangkan tarif tandingan dan pembatasan akses pasar bagi perusahaan AS.

Prospek Suku Bunga AS

Pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve menahan penurunan suku bunga. Stabilnya pasar tenaga kerja AS mendukung sikap tersebut.

Kebijakan moneter AS itu ikut memengaruhi arah pergerakan mata uang global, termasuk rupiah.

Proyeksi Ekonomi Indonesia Positif

Dari dalam negeri, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. IMF memperkirakan ekonomi tumbuh 5,1 persen pada 2026 dan 2027.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibanding proyeksi 2025. Indonesia mencatat kinerja lebih baik dibanding banyak negara lain.

Bank Dunia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di level 5,1 persen pada 2026. Bank Dunia memprediksi kenaikan menjadi 5,2 persen pada 2027.

Stimulus pemerintah dan dorongan investasi menopang pertumbuhan tersebut.

Pergerakan Rupiah Intraday

Dengan berbagai sentimen itu, Ibrahim memproyeksikan rupiah bergerak volatil dan cenderung melemah hari ini.

Baca Juga :  Prabowo Tekankan Hilirisasi Pertanian untuk Menekan Nilai Tukar Dolar ke Rp 5.000

Hingga pukul 11.29 WIB, rupiah melemah 0,06 persen ke level Rp16.967 per dolar AS. Pada pembukaan pukul 09.14 WIB, rupiah dibuka melemah di level Rp16.961 per dolar AS.