Pintasan.co, Jakarta – Mantan penyidik senior KPK Yudi Purnomo Harahap menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi tanpa teknologi mutakhir akan sia-sia.

“Pemberantasan korupsi tanpa dukungan teknologi hanya menggarami lautan,” kata Yudi, seperti dikutip Kompas.com (29/01/2026).

Ia memperingatkan bahwa para koruptor kini semakin canggih dan bahkan mulai memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyamarkan kejahatan mereka.

Modernisasi Sistem IT KPK Jadi Keharusan
Yudi menegaskan bahwa penggunaan teknologi canggih kini merupakan sebuah keniscayaan. Hal ini mengingat hampir seluruh aktivitas manusia masa kini bergantung pada perangkat digital. Oleh karena itu, KPK dan lembaga penegak hukum lainnya harus segera memodernisasi sistem teknologi informasi mereka. Tanpa pembaruan ini, pergerakan para koruptor akan semakin sulit terdeteksi. Wacana penguatan teknologi ini juga mengemuka dalam rapat kerja antara KPK dan Komisi III DPR. Dalam rapat tersebut, pimpinan KPK menyampaikan keterbatasan alat yang memengaruhi efektivitas operasi tangkap tangan (OTT). KPK pun meminta agar lembaga antirasuah itu dibekali dengan peralatan yang lebih canggih untuk menjawab tantangan kejahatan korupsi di era digital.

Baca Juga :  KPK Panggil Maria Lestari dan Arif Wibowo PDIP Terkait Kasus Hasto