Pintasan.co, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kali ini, Raffi menyerahkan bantuan senilai Rp2 miliar yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, terutama penyediaan air bersih.
Sebelumnya, ia juga telah menyalurkan donasi Rp1 miliar guna mendukung penanganan darurat dan membantu para pengungsi pascabencana.
Bantuan tambahan tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan sumur bor agar ketersediaan air bersih tetap terjamin, khususnya setelah sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing.
Raffi menjelaskan, meski saat kejadian dirinya berada di luar negeri, ia langsung menitipkan bantuan awal kepada pihak terkait agar segera disalurkan kepada pengungsi.
Mendengar masih adanya kebutuhan mendesak, ia kembali memberikan tambahan dana Rp2 miliar untuk percepatan penyediaan air bersih dan keperluan lain yang dibutuhkan.
Selain itu, Raffi juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara bagi korban longsor.
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kepala BP BUMN dan Kementerian PUPR, agar penanganan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan bahwa penanganan pascabencana di wilayahnya masih memerlukan dukungan berbagai pihak.
Salah satu kebutuhan utama yang mendesak adalah penyediaan air bersih, mengingat banyak warga yang kesulitan air setelah kembali ke rumah.
Jeje menambahkan, Raffi Ahmad menyatakan kesiapannya untuk membiayai pembangunan sumur bor di 13 titik di kawasan terdampak.
Meski demikian, dana Rp2 miliar tersebut juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pengungsi telah dipulangkan setelah adanya penetapan zonasi wilayah oleh Badan Geologi.
Sebanyak 56 rumah yang berada di zona kuning dinyatakan aman untuk dihuni kembali, namun masalah keterbatasan air bersih masih menjadi tantangan utama karena terganggunya infrastruktur air pascalongsor.
