Pintasan.co, Surabaya – Kemacetan hari ini terjadi di Surabaya. Kemacetan diakibatkan karena adanya aksi demonstrasi. Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Kamis (18/12/2025) siang. Sejumlah pengguna jalan mengaku arus kendaraan melambat meski tidak berlangsung lama.
Banyak orang yang terjebak kemacetan. Begitu pula dengan Ingky Indrawan (51), driver Suroboyo Bus mengaku terjebak kemacetan saat melintas di kawasan tersebut. Ia mengatakan, awalnya melihat kepadatan lalu lintas sebelum mengetahui adanya aksi demonstrasi.
“Tadi kebetulan melihat kemacetan di Grahadi. Kelihatannya ada demo, mungkin menuntut kenaikan gaji atau tuntutan buruh,” kata Ingky. Kamis, (18/12/2025).
Sebagai pengguna jalan dan driver Suroboyo bus, Ingky menilai aksi tersebut tetap mengganggu perjalanan karena dilakukan di jalan umum. Menurutnya, demonstrasi sebaiknya tidak terlalu menghambat kepentingan masyarakat luas.
“Ya pasti mengganggu, karena ini jalan umum. Kalau bisa demo ya jangan sampai mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.
Meski demikian, menurut Ingky kemacetan yang terjadi hari ini tidak berlangsung lama. Sehingga arus jalanan kembali normal. Pihaknya memperkirakan waktu tempuh tambahan akibat kepadatan hanya sekitar 10 menit karena jumlah massa aksi tidak terlalu banyak.
“Kalau saya lihat demonya nggak terlalu banyak, jadi nggak lama. Paling sekitar 10 menit sudah bisa lewat,” katanya.
Ingky mengaku kemacetan terpantau terjadi di jalan utama, tepatnya di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo. Menurut Ingky, memperkirakan aksi demonstrasi tersebut telah mengantongi izin dan memiliki batas waktu pelaksanaan.
“Biasanya kan demo sudah ada izin dari kepolisian dan ada waktunya, biasanya jam 5 sudah selesai,” pungkasnya.
