Pintasan.co, Kulon Progo – Masa arus balik Idulfitri atau Lebaran mulai terlihat di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, yang dapat dilihat dari peningkatan pergerakan penumpang di bandara yang terletak di Kapanewon Temon tersebut.

Stakeholder Relation Department Head YIA Ike Yutiane, menyatakan bahwa pergerakan penumpang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

“Peningkatan terlihat dari adanya kenaikan jumlah penumpang pada hari ini dibandingkan kemarin,” jelas Ike memberikan keterangannya pada Jumat (04/04/2025).

Peningkatan tersebut mulai terdeteksi pada Rabu (02/04/2025) atau H+2 Lebaran, di mana tercatat ada 11.338 penumpang yang melewati YIA, baik yang berangkat maupun yang datang.

Pergerakan penumpang kembali meningkat lebih dari 1.600 orang pada Kamis (03/04/2025). Berdasarkan data yang disampaikan oleh Ike, jumlah penumpang yang melalui YIA pada H+3 Lebaran mencapai 12.941 orang.

“Sedangkan untuk hari ini diperkirakan akan ada lebih dari 13 ribu penumpang yang melewati YIA,” ujarnya.

Jumlah penerbangan juga mengalami peningkatan seiring dengan naiknya pergerakan penumpang. Pada H+2 Lebaran tercatat 71 penerbangan, yang kemudian melonjak menjadi 79 penerbangan pada H+3.

Pergerakan penumpang dan pesawat di YIA diperkirakan akan terus meningkat selama masa arus balik Lebaran, dan diprediksi akan berlanjut hingga hari terakhir cuti bersama.

“Puncak arus balik kami perkirakan terjadi pada Senin (07/04/2025) mendatang,” kata Ike.

General Manager YIA, Ruly Artha sebelumnya juga memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 7 April mendatang. Berdasarkan perhitungannya, jumlah penumpang pesawat pada tanggal tersebut diperkirakan mencapai 18 ribu orang.

PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola YIA pun membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran selama masa liburan ini. Posko dibuka selama 22 hari, sejak 21 Maret hingga 11 April 2025.

“Lewat Posko ini kami bersinergi dengan semua unsur terkait demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang pesawat selama masa libur Lebaran,” jelas Ruly.

Baca Juga :  Empat Perusahaan Pupuk Nakal Di-blacklist, Menteri Amran Tegaskan Tak Ada Toleransi