Pintasan.co, Yogyakarta – Arus balik Idulfitri 1446 Hijriyah 2025 sudah mulai terlihat beberapa hari lalu di Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta. Tiket bus tujuan Jakarta dan sekitarnya di terminal tersebut sudah terjual habis untuk para pemudik.

Yuli (33), agen tiket Agramas, mengungkapkan bahwa tiket bus Agramas telah ludes dipesan oleh pemudik untuk arus balik Lebaran tahun ini. Tiket yang mulai habis terjual adalah untuk keberangkatan antara Kamis (3/4/2025) hingga Selasa (8/4/2025).

“Sebenarnya sudah sejak sebelum Lebaran tiketnya sudah full dipesan. Kalau yang beli saat ini, paling cuma kebagian beberapa tempat duduk saja. Karena kebanyakan sudah dibooking dari Klaten dan Prambanan,” ucapnya.

Yuli menyebutkan bahwa selama arus balik Lebaran kali ini, setiap hari ada sekitar delapan bus Agramas yang beroperasi atau berangkat dari Terminal Giwangan Kota Yogyakarta. Bus-bus tersebut berangkat pada pagi, siang, sore, dan malam hari, dengan masing-masing dua bus yang beroperasi pada setiap waktu, yang memiliki kapasitas 28-36 kursi.

Harga tiket bus Agramas untuk arus balik Lebaran saat ini berkisar antara 420 ribu hingga 600 ribu rupiah.

“Kebanyakan menuju arah Jakarta. Tapi yang menuju Bogor dan Tangerang juga banyak,” katanya.

Agen tiket bus lainnya di Terminal Giwangan, Najib (37), mengonfirmasi bahwa hampir seluruh tiket bus yang ia jual telah habis dipesan oleh pemudik. Tiket untuk bus Hiba, Indorent, Gunung Harta, Brave, maupun SS Travelink semuanya sudah terjual habis.

“Sudah dari sebelum lebaran tiketnya full booking. Pada pertengahan puasa itu sudah mulai penuh dan kami buka pemesanan sampai bus 4. Jadi pemudik sudah hafal kalau pas arus balik langsung pesen tiket dulu. Daripada takut tidak dapat tiket, jadi mereka lebih cenderung satu bulan sebelum pulang sudah pesan tiket bus,” jelas dia.

Dikatakan bahwa tiket bus reguler untuk arus balik sudah terisi penuh hingga 6 April 2025. Sementara itu, tiket bus untuk keberangkatan pada 7 April 2025 masih tersedia beberapa kursi, dengan harga tiket berkisar antara Rp420 ribu hingga Rp700 ribu.

“Soalnya libur terakhir pada 8 April 2025, itu biasanya sudah mulai agak stabil. Cuma untuk harga tiket bus, kami belum tahu kapan turunnya, karena itu keputusan dari PO,” ucapnya.

Najib menyatakan bahwa sebagian besar pemudik membeli tiket untuk kembali ke daerah Jakarta, Tangerang, Bandung, hingga Sukabumi. Untuk mengatasi lonjakan pemudik, pihaknya juga menambah jumlah armada yang tersedia.

“Makanya paling saat ini ada tambahan bus reguler. Kayak yang biasanya pagi satu bus dan siang satu bus, sekarang kami fokuskan untuk sore hari tapi langsung enam bus,” ujarnya. 

Terpisah, Kepala Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, mengakui bahwa hampir seluruh tiket bus di Terminal Giwangan Kota Yogyakarta telah habis dipesan oleh pemudik.

Baca Juga :  Putusan Gugatan Kraton Yogyakarta ke PT KAI, Status Tanah Stasiun Tugu Kembali Menjadi Milik Kasultanan

Meskipun demikian, ia mengimbau para pemudik yang akan kembali melalui Terminal Giwangan untuk tidak khawatir. Pasalnya, pihaknya telah menyiapkan tambahan bus jika memang diperlukan.

“Cuma nanti mungkin ada bus-bus tambahan kalau memnag ada penumpang yang mau melakuakm perjalanan balik. Meski behitu, mudah-mudahan penumpang yang datang ke Terminal Giwangan masih dapat tempat karena kami siapkan bus-bus cadangan,” tandasnya.