Pintasan.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa total bonus yang diberikan kepada atlet peraih medali serta pelatih pada SEA Games ke-33 Thailand mencapai Rp465 miliar.
Ia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh bonus tersebut telah disalurkan langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ke rekening masing-masing penerima.
“Untuk menjamin transparansi, seluruh bonus ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih melalui Bank BRI. Total anggarannya sebesar Rp465.250.000.000,” ujar Erick saat mendampingi Presiden di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025).
Kontingen Indonesia sendiri berhasil mengoleksi total 333 medali, terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Erick menjelaskan, atlet peraih medali emas nomor perorangan menerima bonus Rp1 miliar per orang, yang menjadi nominal tertinggi sepanjang sejarah olahraga Indonesia.
Sementara itu, peraih perak perorangan memperoleh Rp315 juta dan perunggu perorangan Rp157 juta. Untuk nomor beregu, bonus dihitung dengan skema tersendiri.
Erick juga memastikan para pelatih yang atletnya meraih medali turut mendapatkan bonus.
Selain penyaluran bonus, Kemenpora juga membekali hampir 400 atlet dan pelatih dengan literasi keuangan agar mampu mengelola bonus secara bijak dan produktif.
Langkah ini, kata Erick, sejalan dengan arahan Presiden bahwa bonus dari negara merupakan amanah untuk masa depan para atlet.
Erick turut mengungkapkan rasa syukur karena capaian medali Indonesia melampaui target awal 80 emas, dengan raihan aktual mencapai 91 emas.
Ia menyebut evaluasi terhadap cabang olahraga berpotensi akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal bahwa bonus bagi atlet Indonesia yang meraih medali di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, akan lebih besar dibandingkan bonus SEA Games.
Menurut Prabowo, Asian Games merupakan tantangan yang lebih berat sehingga diperlukan stimulus tambahan agar atlet mampu terus meningkatkan prestasi.
