Pintasan.co, Luwu Timur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, secara resmi memulai pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (13/1/2026), melalui prosesi peletakan batu pertama.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan gotong royong dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, yang melibatkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, serta unsur TNI sejak tahap sosialisasi program strategis nasional Presiden RI hingga persiapan pembangunan gerai KDMP.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan mengungkapkan rasa bangga atas capaian Luwu Timur dalam merealisasikan program KDMP. Ia menyebutkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di daerah tersebut telah memiliki lokasi pembangunan KDMP.

“Dari 125 desa dan tiga kelurahan, semuanya sudah menyiapkan lokasi KDMP. Bahkan, sekitar 75 persen di antaranya telah memasuki tahap pembangunan. Ini pencapaian yang sangat membanggakan,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, penguatan koperasi desa selaras dengan arah pembangunan Luwu Timur yang menjadikan desa sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

Melalui kehadiran gerai KDMP, Irwan berharap masyarakat desa semakin mudah memenuhi kebutuhan, UMKM lokal memperoleh ruang untuk berkembang, serta perputaran ekonomi di tingkat desa dapat semakin meningkat.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa, camat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung program tersebut.

“Gerai KDMP harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anggota agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko turut memberikan masukan terkait konsep pembangunan gerai KDMP Sorowako. Ia menyarankan agar posisi bangunan diarahkan ke Danau Matano sebagai salah satu ikon kebanggaan Luwu Timur.

“Gerai ini sebaiknya menghadap langsung ke Danau Matano, sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan danau terdalam dan terunik di dunia sambil beraktivitas,” ungkapnya.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, koperasi, dan masyarakat, menegaskan bahwa pembangunan daerah hanya dapat terwujud melalui kebersamaan dan kerja kolaboratif.

Baca Juga :  Puspawati Pastikan Kesejahteraan Tenaga Medis Luwu Timur Jadi Prioritas dalam Visi Misi Ibas-Puspa

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan OPD, Tripika Kecamatan Nuha, Kepala Desa Sorowako, pengurus dan anggota KDMP, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.