Pintasan.co – Dalam ajaran Islam, Rasulullah Muhammad SAW adalah teladan utama dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola makan yang sehat.

Rasulullah tidak hanya memberikan contoh tentang makanan yang baik untuk dikonsumsi, tetapi juga bagaimana mengatur pola makan yang seimbang.

Praktik ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga membantu menjaga spiritualitas dan keseimbangan hidup.

Berikut adalah beberapa prinsip diet ala Rasulullah SAW yang bisa menjadi inspirasi:

1. Makan Secukupnya

Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah anak Adam memenuhi tempat yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. .” (HR.Ahmad dan Tirmidzi).

Prinsip ini mengajarkan pentingnya menghindari makan berlebihan. Mengisi perut dengan makanan, minuman, dan udara secara proporsional menjaga pencernaan tetap sehat.

2. Konsumsi Makanan Halal dan Thayyib

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Hai orang-orang yang beriman! Makanlah dari makanan yang baik (halal) yang telah Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu benar-benar hanya menyembah kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah : 172).

Rasulullah selalu memilih makanan yang halal dan thayyib (baik untuk tubuh). Hal ini mencakup bahan makanan yang bersih, bergizi, dan tidak membahayakan kesehatan.

3. Pola Makan Rasulullah

  • Sarapan : Rasulullah sering memulai pagi dengan meminum air dan mengonsumsi kurma. Kurma adalah sumber energi alami yang kaya serat, gula alami, dan mineral.
  • Makan Siang : Beliau sering mengonsumsi roti gandum dengan lauk seperti daging, sayuran, atau minyak zaitun. Gandum memberikan karbohidrat kompleks yang menyehatkan.
  • Makan Malam : Rasulullah SAW tidak makan malam dalam jumlah besar dan sering mengakhiri hari dengan susu atau makanan ringan lainnya.

4. Puasa Sunnah

Puasa tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga metode detoksifikasi tubuh yang diajarkan Rasulullah. Beliau mengadakan puasa sunah Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh (tiga hari setiap pertengahan bulan hijriah).

Baca Juga :  Keistimewaan Bulan Sya'ban diantara Bulan yang Lainnya

Studi modern menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan metabolisme, menyeimbangkan hormon, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

5. Hindari Makan Lebih Banyak dan Waktu Tidak Tepat

Rasulullah SAW mengajarkan untuk tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Selain itu, beliau tidak makan di larut malam, yang terbukti secara ilmiah dapat mengganggu metabolisme.

6. Minuman yang mengejutkan

Rasulullah sering meminum air putih dan susu. Air putih membantu menjaga hidrasi tubuh, sementara susu memberikan kalsium dan nutrisi penting. Beliau juga mengonsumsi madu yang memiliki khasiat sebagai obat alami.

7. Sikap saat Makan

  • Duduk dengan tenang. Rasulullah SAW selalu duduk ketika makan, yang membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.
  • Tidak mencela makanan. Jika tidak menyukai suatu makanan, dia hanya menghindarinya tanpa mencela.
  • Makan bersama. Beliau mengajarkan makan bersama keluarga atau sahabat karena dapat membawa berkah.

Manfaat Diet Ala Rasulullah

Pola makan Rasulullah bukan hanya mengikuti sunnah saja, namun juga terbukti secara ilmiah mendukung kesehatan.

Dengan menjalankan prinsip-prinsip tersebut, seseorang dapat menjaga berat badan ideal, meningkatkan energi, dan mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Diet ala Rasulullah SAW adalah pola makan yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah.

Prinsip keseimbangan, kesederhanaan, dan memilih makanan halal-thayyib adalah esensi dari sunnah ini. Dengan demikian, umat Islam tidak hanya bisa menjaga kesehatan, tetapi juga menjalani hidup yang lebih bermakna dan penuh keberkahan.