Pintasan.co, Surabaya – Peringatan HUT Satpam ke-45 di Surabaya menjadi momentum penguatan sinergi antara Satpam dan Polri. Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengatakan dengan tegas tentang peran strategis Satpam bukan hanya menjaga keamanan saja, tetapi juga meluncurkan layanan inovatif Polisi Penolongku sebagai bentuk transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Di hadapan ratusan Satpam dari 39 kabupaten/kota, Kapolda menegaskan bahwa profesionalisme, kesejahteraan, dan apresiasi nyata harus berjalan beriringan agar Satpam mampu menjawab tantangan keamanan yang kian kompleks.

“Satpam memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan Polri, khususnya dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Nanang, Jumat (9/1/2026).

Tema dalam peringatan HUT Satpam kali ini yaitu ‘Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional’, Nanang mengatakan pentingnya peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta integritas personel Satpam di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks dan berkembang ke arah ancaman berbasis teknologi.

Ia juga menambahkan bahwa Satpam juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keamanan modern, menjaga etika profesi, serta memperkuat sinergi dengan jajaran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas di wilayah tugas masing-masing.

Polisi dengan 2 bintang di pundaknya itu lantas meluncurkan layanan Polisi Penolongku, sebuah terobosan pelayanan publik berbasis WhatsApp yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian dan memperoleh informasi kepolisian.

Ada 3 fitur utama dalam layanan tersebut, yaitu lapor untuk pengaduan kejadian kriminalitas atau gangguan kamtibmas, Informasi untuk konsultasi layanan kepolisian, serta Kenalan yang memungkinkan masyarakat mengenal Bhabinkamtibmas di wilayahnya.

“Melalui layanan ini, masyarakat dapat memantau progres penanganan laporan secara transparan dan real-time,” tambahnya.

Nanang menjelaskan, Polisi Penolongku dilengkapi mekanisme kontrol berjenjang guna menjamin kecepatan dan kepastian layanan. Laporan masyarakat yang tidak direspons dalam kurun waktu tertentu akan secara otomatis diteruskan ke tingkat pimpinan di atasnya.

Menurutnya, tidak hanya satpam yang menggunakan layanan ini, tetapi juga seluruh personel Polri agar menjadikan layanan Polisi Penolongku sebagai sarana meningkatkan responsivitas dan empati dalam melayani masyarakat. Sebab, lanjut dia, teknologi hanyalah alat bantu, sementara kualitas pelayanan tetap bergantung pada sikap dan komitmen personel di lapangan.

Baca Juga :  Putri Zulkifli Hasan Sebut Revisi UU Minerba Buka Peluang Lebih Besar untuk Koperasi dan UKM

Sebelum menutup sambutan di depan ratusan satpam, Nanang mengapresiasi seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan pengabdiannya. Ia berharap sinergi antara Polri, Satpam, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Jatim yang aman dan kondusif.

Sementara itu, adapun sambutan Ketua Umum BPD ABUJAPI Jatim Musfiroh Agus Sumutro mengatakan, pelaksanaan HUT Satpam ke-45 ini merupakan hasil sinergi antara DPD APSI Jatim sebagai penyelenggara, BPD ABUJAPI Jatim sebagai asosiasi yang menaungi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), serta pembinaan dan dukungan dari jajaran Polda Jatim.

Musfiroh menjelaskan, sinergi ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara unsur pembina, asosiasi, dan pelaku usaha jasa pengamanan dalam memperkuat peran Satpam sebagai bagian dari sistem keamanan nasional. Menurutnya, profesionalisme Satpam harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.

“Secara konsisten mendorong BUJP untuk patuh terhadap pemenuhan hak ketenagakerjaan, termasuk jaminan sosial dan penerapan Struktur dan Skala Upah (SUSU) sesuai jenjang kompetensi Gada Pratama, Gada Madya, hingga Gada Utama. Pemuliaan profesi Satpam tidak cukup dengan simbol. Hak-hak ketenagakerjaan yang layak harus menjadi fondasi utama agar Satpam dapat bekerja secara profesional dan berdedikasi,” katanya di depan pimpinan BUJP, Ketua DPD APSI Jatim, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan BPJS Ketenagakerjaan serta BPJS Kesehatan Jatim.

Sebagai bentuk apresiasi nyata, BPD ABUJAPI Jatim secara langsung memberikan hadiah penghargaan kepada pemenang Lomba Satpam Teladan, khususnya Juara 2 dan Juara 3. Menurutnya, penyerahan penghargaan ini menegaskan peran ABUJAPI Jatim tak hanya sebagai organisasi pembina BUJP, tapi juga sebagai asosiasi yang aktif memberikan pengakuan dan motivasi kepada Satpam berprestasi.

“Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa peningkatan kualitas dan integritas Satpam harus dibarengi dengan sistem penghargaan yang nyata, bukan sekadar seremonial,” tutupnya.