Pintasan.co, Yogyakarta – Agenda Jogja Travel Exchange (JTE) 2025 dijadwalkan terselenggara pada 10–11 September 2025.
Ajang promosi pariwisata tersebut digelar melalui kerja sama antara DPD Industri Pariwisata Indonesia (IPI) DIY dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Ketua IPI DIY, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa JTE akan menampilkan beragam agenda, mulai dari eksplorasi destinasi wisata hingga kegiatan table top yang dijadwalkan berlangsung di Balai Kota Yogyakarta.
JTE 2025 yang kini mengusung tema ‘Membangun Pusat Wisata Edukasi dan Budaya Berkelanjutan Melalui Inovasi’, didorong bisa menjadi gelaran rutin tahunan.
“Harapannya, JTE bisa membawa income ke Kota Yogyakarta, dengan mendatangkan wisatawan domestik maupun luar negeri,” katanya, di sela FGD Asosiasi Pariwisata Kota Yogyakarta, Jumat (29/8/25).
Ia pun mematok target bisa menghadirkan 50 sellers dari perusahaan dan individu yang menawarkan produk dan jasa pariwisata, termasuk hotel, resort, maskapai penerbangan, operator tur lokal, atraksi wisata, UMKM, dan lain-lain.
Kemudian, 200 buyers dari agen perjalanan, operator tur, wholesalers, atau perusahaan MICE dari dalam dan luar negeri, serta berbagai asosiasi pariwisata.
“Kita bisa mendapat tambahan sumber pemasukan dari sellers dan buyers berskala nasional maupun internasional. Artinya, ini menjadi peluang bagi Kota Yogyakarta,” tandasnya.
Ia meyakini JTE dapat memperlihatkan Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata yang tidak hanya menawarkan edukasi, tetapi juga selaras dengan kekayaan budaya lokal.
Oleh karena itu, diperlukan wadah strategis yang mempertemukan buyers dan sellers guna membangun kerja sama, melakukan transaksi usaha, serta memperluas jaringan di sektor pariwisata.
“Secara langsung ini akan berkontribusi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional, ke Kota Yogyakarta dan sekitarnya,” jelasnya.
“JTE diharapkan bisa memperkuat citra dan daya saing Yogyakarta di kancah pariwisata global sebagai destinasi unik, otentik, dan menawarkan pengalaman beragam,” urai Rifai.