Pintasan.co – Pelatih baru tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan ambisinya membawa skuad Garuda naik ke level yang lebih tinggi dengan menargetkan lolos ke Piala Dunia 2030.

Tekad besar itu, menurut Herdman, menjadi pikiran utama yang selalu menyertainya setiap hari sejak menerima tugas menukangi Indonesia.

“Setiap kali saya bangun tidur, selain memikirkan keluarga, fokus utama saya adalah bagaimana membawa tim ini lolos ke Piala Dunia,” ujar Herdman dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih timnas Indonesia di Jakarta, Selasa.

Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu menilai Indonesia sebagai tantangan yang sangat menarik dalam perjalanan karier kepelatihannya. Ia datang dengan rekam jejak mentereng, setelah sukses menangani tim nasional putri dan putra Kanada di level dunia.

Bersama tim putri Kanada, Herdman mencatat berbagai prestasi penting, termasuk meraih medali emas Pan American Games 2011, medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, serta finis di peringkat keempat Piala Dunia Putri 2015. Di bawah kepemimpinannya, Kanada juga pernah menempati peringkat keempat dunia FIFA, posisi tertinggi sepanjang sejarah tim tersebut.

Kesuksesan Herdman berlanjut ketika menangani timnas putra Kanada. Ia mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun dengan membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022. Pada periode yang sama, Kanada mencatatkan peringkat FIFA terbaik sepanjang sejarah, yakni posisi ke-32 dunia pada Februari 2022.

Sebelum menorehkan prestasi bersama Kanada, Herdman lebih dulu menunjukkan kualitasnya saat membesut timnas putri Selandia Baru. Ia sukses mengantar tim tersebut tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.

“Saya pernah mengambil langkah besar saat bersama Kanada, baik di tim putra maupun putri. Sekarang saya memilih berada di sini. Ini adalah peluang yang sangat menarik dalam dunia sepak bola,” ungkap Herdman.

Sementara itu, capaian terdekat Indonesia menuju Piala Dunia tercatat pada kualifikasi edisi 2026. Saat itu, tim Garuda yang diperkuat Jay Idzes dan rekan-rekan berhasil melewati putaran awal, namun langkah mereka terhenti di putaran keempat setelah kalah bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.

Baca Juga :  Menteri Hukum Jamin Dukung Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas

Dengan pengalaman panjang di level internasional, Herdman diharapkan mampu membawa angin segar dan mewujudkan mimpi besar Indonesia untuk pertama kalinya tampil di panggung Piala Dunia.