Pintasan.co, Jakarta – Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kim menyampaikan pernyataan tersebut melalui surat yang dikutip Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (9/1/2026).

Dalam surat itu, Kim mengaku merasakan ikatan persahabatan yang kuat dari Putin. Dia menilai hubungan Korea Utara dan Rusia sebagai relasi strategis yang sangat bernilai bagi kedua negara. Kedekatan tersebut, menurut dia, terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.

Kim menegaskan Pyongyang akan melanjutkan kerja sama dengan Moskow di berbagai bidang. Dia menyatakan dukungan penuh terhadap setiap keputusan yang diambil Putin. Kim juga menegaskan kesiapannya untuk selalu berdiri di sisi Rusia sebagai komitmen jangka panjang.

Surat tersebut menjadi balasan atas pesan yang sebelumnya dikirim Putin. Namun, media pemerintah Korea Utara tidak mempublikasikan isi surat dari Presiden Rusia itu.

Selain bertukar surat, Kim dan Putin juga saling mengirim pesan Tahun Baru. Dalam pesannya, Kim menyebut Korea Utara dan Rusia memiliki ikatan pengorbanan bersama dalam konflik Ukraina. Dia menggambarkan hubungan kedua negara terjalin erat dalam situasi hidup dan mati.

Korea Utara diketahui mengirim ribuan personel militer untuk membantu Rusia dalam konflik Ukraina yang hampir memasuki tahun keempat. Putin pun memuji hubungan kedua negara sebagai persahabatan yang kuat dan tak tergoyahkan.

Selain mengirim pasukan, Korea Utara memasok Rusia dengan peluru artileri, rudal, dan sistem roket jarak jauh. Sebagai imbalannya, para analis menilai Rusia memberikan bantuan keuangan, teknologi militer, serta pasokan pangan dan energi kepada Korea Utara.

Baca Juga :  Zelenskyy: Ukraina dan Rusia Mungkin Teken Nota Gencatan Senjata, Usai Kontak AS-Rusia