Pintasan.co, Jakarta Rachmat Pambudy selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menegaskan urgensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai, meskipun penciptaan lapangan kerja dan MBG sama-sama penting, pelaksanaan MBG saat ini jauh lebih mendesak.

Rachmat mengungkapkan bahwa dirinya pernah diminta membandingkan prioritas antara MBG dan pembukaan lapangan kerja.

Menurutnya, kebutuhan pangan bergizi tidak bisa ditunda, terutama bagi masyarakat yang masih mengalami kelaparan.

Ia menjelaskan bahwa memberi kesempatan kerja ibarat memberikan kail, sementara kondisi sebagian masyarakat saat ini sudah terlalu rentan untuk menunggu hasil jangka panjang. Tanpa pemenuhan kebutuhan dasar, mereka justru berisiko semakin terpuruk.

Rachmat menyoroti masih banyaknya warga di daerah terpencil yang kekurangan pangan, serta kondisi anak-anak usia sekolah yang belum mampu membaca dan menulis.

Situasi tersebut menjadi alasan kuat mengapa pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur sosial melalui program MBG.

Ia menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis yang harus dijalankan secara optimal.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penguatan infrastruktur sosial, termasuk penyediaan makanan bergizi.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis, Prioritas Pj Gubernur Sulsel hingga Akhir Jabatan