Pintasan.co, Yogyakarta – Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) merupakan salah satu bandara utama yang melayani Yogyakarta dan daerah sekitarnya.

Daerah ini terkenal dengan warisan budaya dan sejarahnya yang kaya, sementara YIA memiliki peran penting sebagai penghubung Yogyakarta dengan berbagai destinasi domestik maupun internasional.

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) resmi beroperasi pada 2019.

Lokasinya berada di Kabupaten Kulon Progo, sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, dan dibangun sebagai pengganti Bandara Adisutjipto yang sebelumnya menjadi pintu utama penerbangan di Yogyakarta.

Bandara seluas 2.100 hektare ini dirancang untuk menampung hingga 20 juta penumpang per tahun.

Sebelum hadirnya YIA, Bandara Adisutjipto telah lama menjadi pintu utama penerbangan Yogyakarta. Bandara tersebut berada di Kabupaten Sleman, di kawasan pinggiran kota Yogyakarta, tak jauh dari kompleks Candi Prambanan.

Sebelum adanya perluasan dan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, bandara ini merupakan bandara internasional utama yang melayani kawasan tersebut.

Bandara Adisutjipto, atau dikenal juga dengan nama Adisucipto Airport, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu bandara domestik penting di Pulau Jawa, Indonesia.

Sejalan dengan berkembangnya Yogyakarta sebagai destinasi wisata dan pusat kebudayaan, Bandara Adisutjipto berperan sebagai pintu masuk utama bagi para wisatawan dan pengunjung.

Namun, sejak Bandara Internasional Yogyakarta beroperasi, perannya beralih menjadi pusat utama penerbangan untuk wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dengan dukungan fasilitas modern serta infrastruktur yang memadai, YIA mampu memberikan layanan berstandar internasional bagi penumpang domestik maupun mancanegara.

Baik Bandara Adisutjipto maupun YIA sama-sama memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata di Yogyakarta. Keduanya menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan alam, budaya, dan sejarah daerah ini.

Baca Juga :  36 Peserta PKH di Kota Yogyakarta Mengundurkan Diri Secara Sukarela dan Melepas Bantuan Sosial

Seiring berkembangnya industri pariwisata dan penerbangan, kedua bandara tersebut terus beradaptasi melalui berbagai peningkatan untuk menjawab kebutuhan pasar dan penumpang.

Perjalanan sejarah bandara di Yogyakarta sekaligus mencerminkan dinamika dan perkembangan dunia penerbangan di wilayah ini.

Mulai dari Bandara Adisutjipto yang selama bertahun-tahun menjadi pintu utama, hingga hadirnya Bandara Internasional Yogyakarta, keduanya memiliki peran krusial dalam menghubungkan Yogyakarta dengan dunia luar.

Berbekal fasilitas modern dan layanan yang optimal, bandara-bandara di Yogyakarta menjadi aset strategis dalam mendukung pertumbuhan pariwisata serta perekonomian daerah.