Pintasan.co – Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan tengah mempertimbangkan upaya hukum terkait mencuatnya tudingan yang menyeret namanya dalam polemik isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Informasi tersebut disampaikan oleh politikus Partai Demokrat, Andi Arief, melalui sebuah video yang diunggah di akun Facebook pribadinya. Menurut Andi, tidak tertutup kemungkinan SBY akan melayangkan somasi kepada pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah.
“Ada peluang Pak SBY mengambil langkah hukum, termasuk memberikan somasi kepada mereka yang menyebarkan tuduhan tidak berdasar ini,” ujar Andi Arief.
Ia menjelaskan, Presiden ke-6 RI itu merasa terganggu dengan maraknya isu yang berkembang tanpa kendali di berbagai platform media sosial. Dalam narasi yang beredar, SBY dituding sebagai pihak yang berada di balik isu ijazah palsu Jokowi.
Bahkan, muncul pula tuduhan bahwa SBY bekerja sama dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk mengungkap dugaan tersebut. Andi menegaskan, tuduhan itu sama sekali tidak benar.
Menurutnya, sebagian besar konten yang menyebarkan narasi tersebut berasal dari akun anonim yang diduga terhubung dengan kelompok tertentu. Ia menilai, informasi tersebut sengaja digulirkan untuk membangun opini menyesatkan di ruang publik.
“Pak SBY sangat terganggu dengan isu ini. Tidak benar beliau berada di balik polemik ijazah palsu yang menyeret Pak Jokowi dengan Roy Suryo dan pihak lainnya,” tegas Andi.
Andi juga menambahkan bahwa selama ini hubungan antara SBY dan Jokowi terjalin dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab segera menghentikan penyebaran fitnah yang dapat merusak reputasi dan hubungan antar tokoh bangsa.
