Pintasan.co, Jakarta – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat secara resmi mendeklarasikan diri menjadi partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, seperti dilansir dari Kompas.com. Partai baru ini secara terbuka menyatakan dukungan untuk Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2029.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa memberikan tanggapan terhadap deklarasi tersebut. Ia mengucapkan selamaat dan menyebut pembentukan partai merupakan hak setiap warga negara.

Ketika ditanya tentang dukungan Gerakan Rakyat kepada Anies untuk 2029, Saan menegaskan bahwa pemilu masih lama.

“Pemilunya masih lama lah ya. Kita masih belum memikirkan 2029,” ujarnya.

Saan menyatakan Nasdem saat ini fokus membantu pemerintahan Prabowo Subianto. “Sekarang kita masih fokus karena kita bagian dari pemerintahan Pak Prabowo,” tambahnya.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menyampaikan pidato usai deklarasi. “Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” kata Sahrin.

Sahrin menegaskan deklarasi ini adalah ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik alternatif. Partai ini lahir dari semangat kolektif anggota dari berbagai daerah.

Gerakan Rakyat memulai perjalanannya sejak tahun 2023 sebagai ormas. Organisasi ini mendeklarasikan diri sebagai partai politik melalui Rapat Kerja Nasional pada 17-18 Januari 2026.

Partai Gerakan Rakyat kini menghadapi tugas berat untuk memenuhi syarat administratif. Mereka harus membangun struktur kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, dan kota/kabupaten.

Anies Baswedan sebelumnya menjadi calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan pada Pilpres 2024. Koalisi tersebut beranggotakan Partai Nasdem, PKB, dan PKS.

Baca Juga :  Crazy Rich Surabaya, Budi Said, Divonis 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Emas PT Antam