Pintasan.co, Bantul — Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh unggahan akun X Merapi Uncover yang menginformasikan dugaan aksi pencurian tabung gas dengan modus mengaku sebagai petugas Pertamina di wilayah Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

Dalam unggahan tersebut disebutkan adanya pelaku yang mendatangi rumah warga dengan berbagai alasan, mulai dari mencari alamat, meminta minum, hingga mengaku sebagai petugas Pertamina yang hendak mengecek tabung gas. Pelaku kemudian menyebut tabung gas milik warga sudah kedaluwarsa dan akan diganti, namun tabung yang dibawa tidak pernah dikembalikan.

“Min ijin melaporkan kejadian Hari Selasa 20 Januari 2026 di daerah Mulyodadi Bambanglipuro Bantul. Derek info teng dusun kulo Mulyodadi nembe rame modus pencurian tabung gas. Harap waspada. Modus: hipnotis. Mengaku mencari alamat, minta minum, mengaku petugas pertamina, cek tabung gas, katanya sudah kadaluarsa, trus mau diganti. Tabung dibawa & tidak kembali,” demikian bunyi unggahan tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa pencurian tabung gas tersebut. Ia menyampaikan bahwa kejadian terjadi pada Selasa (20/1/2026) di Dusun Gayaman RT 06, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro.

Menurutnya, pelaku menjalankan aksinya dengan modus yang cukup rapi untuk mengelabui korban.

“Pelaku kemudian mengaku sebagai petugas dari Pertamina yang sedang melakukan pengecekan tabung gas. Ia berdalih tabung milik warga sudah kadaluarsa dan menawarkan bantuan untuk menukarnya dengan yang baru. Namun, setelah tabung dibawa, pelaku tidak kunjung kembali,” ujar Iptu Rita.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar serta keterangan saksi, pelaku diketahui berusia sekitar 35 tahun, berperawakan sedang, berambut lurus, mengenakan helm biru dan jaket abu-abu, serta mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam.

Baca Juga :  Tiga Korban Luka dalam Kecelakaan Beruntun Avanza vs Motor vs Pejalan Kaki di Banguntapan

Polisi kemudian berhasil mengamankan seorang pria berinisial MR (47), warga Pundong, Bantul. Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Bambanglipuro setelah dilakukan penyelidikan intensif.

Dari hasil pendalaman, terungkap salah satu kronologi kejadian pada Jumat (23/1/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, seorang warga lanjut usia berinisial N (70), warga Gambuhan RT 002, Mulyodadi, didatangi pelaku yang menanyakan apakah korban menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah korban menyatakan tidak menerima bantuan, pelaku menjanjikan akan mencarikan bantuan tersebut.

Pelaku kemudian masuk ke dapur dan menanyakan jumlah tabung gas yang dimiliki korban. Pelaku menyebut tabung gas tersebut sudah kedaluwarsa dan akan dibawa untuk diganti keesokan harinya. Namun, korban menolak karena hanya memiliki satu tabung gas. Percakapan tersebut terdengar oleh warga sekitar yang kemudian mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polsek Bambanglipuro.

Selain itu, polisi juga mendata sejumlah korban lain yang diduga menjadi sasaran pelaku dengan ciri-ciri serupa, antara lain warga di wilayah Caben, Gayaman, Plumutan, dan Kutu, dengan total tabung gas yang hilang mencapai lebih dari satu tabung di masing-masing lokasi.

Saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut karena diduga terdapat lebih dari satu tempat kejadian perkara dengan modus yang sama.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap orang yang mengaku sebagai petugas instansi tertentu tanpa identitas atau surat tugas resmi, serta segera melaporkan apabila mengalami kejadian serupa.