Pintasan.co, Jakarta – Markas Besar Polri menyatakan kesiapan menambah personel untuk memperkuat perlindungan jemaah haji, menyusul permintaan Kementerian Haji. Penambahan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden meminta tambahan petugas dari unsur TNI dan Polri yang bertugas sebagai Perlindungan Jemaah (Linjam).
Menanggapi arahan itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan SSDM Polri telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji untuk menyesuaikan kebutuhan kapasitas dan kompetensi personel.
SSDM Polri juga mempersiapkan anggota terbaik untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan dan perlindungan jemaah haji. Namun, Polri belum merinci jumlah maupun satuan yang akan dikerahkan.
Trunoyudo menegaskan Polri akan fokus melayani dan melindungi masyarakat Indonesia, khususnya jemaah haji, selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Dahnil menambahkan penambahan personel TNI-Polri bertujuan memperkuat aspek keamanan dan perlindungan jemaah di lapangan. Menurutnya, keterlibatan aparat keamanan dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan karena kesiapan dan profesionalisme personel.
Terkait besaran penambahan petugas, Dahnil menyebut persentasenya masih menunggu pembahasan lebih lanjut. Ia memastikan jumlah personel akan bertambah meski angka pastinya belum ditentukan.
