Pintasan.co, Paris – Presiden Prabowo Subianto tiba di Republik Prancis untuk memulai rangkaian kunjungan kenegaraan resmi atas undangan Presiden Emmanuel Macron. Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Prancis di berbagai bidang.
Berdasarkan keterangan Biro Sekretariat Presiden, Prabowo mendarat di Bandara Orly, Paris, pada Selasa pagi sekitar pukul 09.50 waktu setempat. Kedatangan Presiden menandai dimulainya agenda kunjungan kenegaraan yang telah direncanakan sejak tahun lalu.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara yang selama ini terus berkembang.
“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Setibanya di Paris, Prabowo disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta pasukan jajar kehormatan yang telah disiapkan di bandara.
Selain penyambutan resmi dari pemerintah Prancis, kehadiran Presiden juga mendapat sambutan hangat dari ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang telah menunggu sejak pagi di hotel tempat Kepala Negara menginap.
Teddy menuturkan, kunjungan kenegaraan ini memiliki arti penting dalam memperkuat posisi Indonesia di kawasan Eropa, khususnya melalui kemitraan strategis dengan Prancis.
Menurutnya, Indonesia dan Prancis memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global. Indonesia dinilai sebagai salah satu gerbang utama hubungan Eropa dengan kawasan Asia, sementara Prancis menjadi mitra penting bagi negara-negara Asia Tenggara untuk memperluas hubungan dengan Eropa.
“Saat ini Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata Teddy.
Sebelum memulai agenda resmi kenegaraan bersama Presiden Emmanuel Macron, Prabowo dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha bersama masyarakat Indonesia di Prancis.
“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan Salat Idul Adha dan silaturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” ujar Teddy.
Setelah agenda keagamaan tersebut, Presiden Prabowo akan melanjutkan serangkaian pertemuan bilateral dengan pemerintah Prancis. Pertemuan kedua kepala negara diperkirakan akan membahas penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pendidikan, energi, infrastruktur, hingga pengembangan teknologi.
Kunjungan ini menjadi salah satu agenda diplomasi penting Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan mitra-mitra strategis di Eropa sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi kedua negara.
