Pintasan.co, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi mengenai anggaran sebesar Rp100 miliar yang dialokasikan untuk penanganan tiang-tiang monorel mangkrak di Ibu Kota. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk pembongkaran, tetapi mencakup perbaikan menyeluruh di lokasi.
“Saya juga ingin meluruskan dalam kesempatan ini, Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar,” ujar Pramono Anung, seperti dilansir dari Kompas TV, Minggu (11/1/2026).
“Tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan, dan sebagainya. Biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said itu angkanya Rp100 miliar. Jadi bukan hanya bongkar, kalau bongkar kecil bangetlah,” lanjutnya.
Klarifikasi ini disampaikan Gubernur Pramono untuk memberikan penjelasan lebih detail mengenai alokasi dana publik yang sempat menjadi perhatian. Anggaran tersebut ditujukan untuk mengatasi masalah fisik dan tata kota di lokasi bekas proyek monorel yang telah lama mangkrak, khususnya di kawasan Jalan Rasuna Said.
