Pintasan.coPresiden Prabowo Subianto tiba di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu siang waktu setempat. Kedatangan Presiden Prabowo disambut langsung oleh sahabatnya, Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al-Hussein.

Istana Basman menjadi agenda pertama Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatannya di Amman. Di lokasi ini, Presiden lebih dulu menggelar pertemuan empat mata dengan Raja Yordania yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Yordania Hasyimiah.

Setibanya sekitar pukul 12.00 waktu Amman, Presiden Prabowo diterima secara resmi oleh Raja Abdullah II. Keduanya melaksanakan sesi foto bersama sebelum berjalan berdampingan menuju lokasi upacara kenegaraan. Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri dari kedua negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memperkenalkan para menterinya kepada Raja Abdullah II. Raja Yordania kemudian menyalami satu per satu jajaran menteri, diawali dari Seskab Teddy, Menteri ESDM Bahlil, dan diakhiri oleh Menlu Sugiono.

Prosesi kenegaraan dilanjutkan dengan kedua kepala negara berdiri di mimbar kehormatan untuk mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan lebih dulu, disusul lagu kebangsaan Yordania. Presiden Prabowo bersama Raja Abdullah II kemudian melakukan inspeksi pasukan yang dikawal prajurit Angkatan Bersenjata Kerajaan Yordania.

Usai inspeksi, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II, didampingi delegasi dari kedua negara, memasuki salah satu bangunan di Kompleks Istana Basman. Di dalam kompleks tersebut, Presiden Prabowo menggelar pertemuan empat mata secara tertutup dengan Raja Abdullah II, sebelum kemudian melanjutkan agenda pertemuan bilateral.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Istana Basman rampung, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania Marka untuk kemudian bertolak melanjutkan lawatan ke Uni Emirat Arab.

Baca Juga :  AS Perketat Aturan Visa, Pemohon dengan Kondisi Kesehatan Tertentu Berisiko Ditolak