Pintasan.co, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa program bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak lagi menggunakan sistem kuota tetap bagi setiap desa. Kebijakan tersebut dilakukan agar bantuan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Irwan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Rumah Jabatan Camat Kalaena, Selasa (10/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan program bantuan perbaikan rumah dapat menjangkau warga yang memang memiliki kondisi hunian tidak layak.

Menurut Irwan, selama ini bantuan bedah rumah sering kali dibatasi dengan kuota tertentu di setiap desa. Namun ke depan, penyaluran bantuan akan lebih menitikberatkan pada kondisi riil yang ada di lapangan, sehingga tidak lagi terpaku pada jumlah tertentu.

“Saya sudah sampaikan ke dinas terkait untuk mengecek dengan teliti melalui desanya dan camatnya, rumah yang memang berhak untuk dibedah. Tidak lagi berdasarkan sepuluh rumah per desa,” ujar Irwan di hadapan masyarakat yang hadir.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pendataan secara menyeluruh melalui pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan rumah warga yang sudah tidak layak huni dapat segera diusulkan sebagai penerima bantuan.

Selain perubahan sistem penerima, Bupati Irwan juga mengungkapkan bahwa nilai bantuan bedah rumah kini mengalami peningkatan. Jika sebelumnya bantuan yang diberikan sebesar Rp10 juta per rumah, kini jumlahnya meningkat menjadi Rp20 juta.

Irwan menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan secara penuh kepada penerima tanpa adanya potongan. Dana bantuan akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima agar proses pembangunan atau perbaikan rumah dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Jadi mulai besok, saya perintahkan kepala desa untuk melakukan pendataan di desa masing-masing. Cari rumah warga yang sudah tidak layak huni untuk diusulkan mendapatkan bantuan bedah rumah,” tegasnya.

Menurutnya, program bedah rumah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Berkedok 'Jatanras' Tipu Driver Ojol di Bekasi

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan yang disalurkan antara lain santunan kepada anak yatim, paket sembako Ramadhan, serta bantuan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Luwu Timur.

Turut hadir mendampingi Bupati Irwan dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kalaena, para kepala desa se-Kecamatan Kalaena, serta masyarakat setempat yang turut meramaikan kegiatan tersebut.