Pintasan.co, SurabayaCalon jemaah haji seluruh Jatim sudah ada informasi terkait pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) Jatim. Pelunasan untuk wilayah Jatim ditargetkan tuntas pada 9 Januari 2026. Saat ini, setidaknya 75% calon jemaah haji telah menyelesaikan pelunasan.

Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim Asadul Anam mengatakan, sejak pelunasan tahap kedua dibuka pada Jumat (2/1), pihaknya sudah menerima sekitar 3.000 pembayaran dari para calon jemaah haji.

Ia memprediksi proses pelunasan dapat rampung dalam waktu dekat.

“Karena kemarin kami satu hari bisa mencapai 3.000 pelunasan. Jadi kalau tinggi-tingginya pelunasan, bisa ada selesai dalam tiga hari saja,” kata Asadul Anam, Senin (5/1/2026).

Anam menjelaskan, pihaknya telah menerima pelunasan dari sekitar 75% CJH. Sementara 25% sisanya yakni sekitar 10.025 jemaah akan dikebut pada pelunasan tahap kedua ini, yang dibuka pada 2-9 Januari 2025.

Ia turut menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan pelunasan dari para CJH, salah satunya dokumen verifikasi kesehatan atau Istithaah.

Untuk diketahui, Istithaah haji adalah kemampuan seseorang untuk melaksanakan ibadah haji, mencakup kemampuan fisik (kesehatan), mental, dan finansial (materi), yang diukur melalui pemeriksaan medis untuk memastikan jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah tanpa membahayakan diri sendiri atau orang lain, termasuk penyakit kronis tertentu yang membatalkan istithaah. Istithaah Ini merupakan salah satu syarat wajib haji yang harus dipenuhi calon jemaah haji.

“Ada jemaah yang sudah Istithaah tapi masih ada problem lain. Ada juga jemaah yang Istithaahnya belum keluar atau masih dalam proses pengobatan. Sehingga perlu dimasukkan dalam pelunasan tahap kedua,” jelasnya.

Pada bulan Januari ini, tidak hanya pelunasan tahap kedua yang harus diselesaikan, tetapi juga mencakup pendamping dan jemaah lansia yang sebelumnya belum terakomodasi. Untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan kuota, telah disiapkan skema cadangan.

“Sisa dari itu nanti, kekurangannya kami ambilkan dari cadangan. Karena cadangan di Jatim sudah dimasukkan 40% dari kuota yang ada. Sehingga sangat mungkin nanti bisa terpenuhi semua sisa 25% di tahap kedua,” pungkas Anam.

Baca Juga :  Jokowi Tegaskan Dukungan Penuh untuk PSI dalam Kongres di Solo