Pintasan.co, Jakarta – Proyek monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang mangkrak selama 21 tahun akhirnya akan dibongkar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pekerjaan pembongkaran 98 tiang akan dimulai pada Kamis (14/1/2026) pagi.

“Besok. Pagi hari lah,” kata Pramono usai menutup acara di Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2026), seperti dilansir CNN Indonesia.

Ia juga menegaskan sikap final Pemprov DKI terkait polemik perizinan dengan PT Adhi Karya, kontraktor proyek monorel zaman dahulu. “Adhi Karya udah kita surati dari dulu-dulu dan udah, pokoknya besok kita bongkar lah. Dan mohon doanya, mudah-mudahan berjalan lancar,” ujarnya.

Klarifikasi Anggaran dan Rencana Kerja

Pramono memberikan klarifikasi terkait anggaran proyek yang sempat ramai diperbincangkan. Ia menyebut biaya hanya untuk pembongkaran fisik tiang adalah Rp254 juta, bukan ratusan miliar seperti isu yang beredar.

“Anggaran untuk bongkar aja 254 juta. Yang 100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman, selama satu tahun penuh,” jelasnya. Anggaran besar itu ditujukan untuk penataan ulang kawasan Jalan Rasuna Said secara menyeluruh pasca-pembongkaran.

Menurut Dinas Bina Marga DKI Jakarta, proses pembongkaran 98 tiang monorel tersebut ditargetkan selesai pada September 2026.

Baca Juga :  Di Forum Ekonomi Internasional, Presiden Prabowo Soroti Lompatan Produksi Pangan dan Peran Indonesia di BRICS