Pintasan.co, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra, Siti Hediati Hariyadi, yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto, resmi ditunjuk sebagai Ketua Komisi IV DPR. Penunjukan ini diumumkan dalam rapat paripurna yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa (22/10).

Komisi IV merupakan salah satu komisi strategis di DPR yang menangani berbagai urusan penting seperti pertanian, kehutanan, dan kelautan.

Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, yang juga hadir dalam rapat tersebut, mengonfirmasi penetapan ini. “Komisi IV sudah tadi, ketuanya Ibu Siti Hediati ya. Jadi, Bu Titiek dari Gerindra tadi sudah ditetapkan juga,” ungkap Saan kepada para awak media.

Penunjukan Titiek Soeharto sebagai Ketua Komisi IV ini tidak terlepas dari pengalaman dan pengaruhnya di dunia politik Indonesia, sebagai putri dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, serta latar belakangnya yang dekat dengan dunia politik nasional.

Selain itu, Titiek Soeharto akan didampingi oleh empat Wakil Ketua, yaitu Alex Indra Lukman dari PDIP, Panggah Susanto dari Golkar, Abdul Kharis dari PKS, dan Ahmad Yohan dari PAN, yang akan bersama-sama memimpin Komisi IV dalam mengurus mitra kerjanya.

Komisi IV DPR

Komisi IV DPR sendiri memiliki tujuh mitra kerja yang meliputi lembaga-lembaga penting, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Badan Pangan Nasional, serta Badan Karantina Indonesia.

Dengan sejumlah mitra kerja strategis tersebut, peran Komisi IV dalam mengawasi, mengontrol, dan mengarahkan kebijakan terkait sektor-sektor ini sangatlah vital.

Saan Mustopa juga mengungkapkan harapannya agar pada pekan depan, semua komisi di DPR sudah dapat mulai bekerja secara efektif.

Baca Juga :  Kolam Retensi Gedebage: Masalah yang Belum Terpecahkan dalam Penanganan Banjir di Bandung

Hal ini mengingat bahwa Presiden sudah melantik para menteri di kabinet baru, sehingga masing-masing komisi bisa langsung berkoordinasi dengan mitra kerjanya.

“Juga karena memang mitra-mitra juga oleh presiden sudah dilantik dan pimpinan komisi dan nama-nama komisi sudah ada, nama-nama badan juga sudah ada jadi minggu depan itu sudah bisa bekerja,” ujar Saan.

Sebagai tambahan informasi, Titiek Soeharto sebelumnya sempat menikah dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Keduanya menikah pada tahun 1983, namun hubungan tersebut berakhir dengan perceraian pada tahun 1998, di tengah pergolakan politik yang melibatkan keluarga Soeharto.

Periode 2024-2029 DPR ini akan melibatkan 13 komisi dan 7 Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang masing-masing sudah ditetapkan dalam rapat paripurna.

Dengan penunjukan pimpinan komisi serta mitra kerja yang jelas, DPR diharapkan dapat segera bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi legislatifnya.