Pintasan.co, Bandung – Bandung sebagai kota yang terkenal dengan beragam destinasi wisatanya.
Kali ini, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan punya inovasi baru ingin mengembangkan Kampung Wisata Melon yang ke depannya akan menjadi destinasi wisata premium.
Kampung Wisata Melon tersebut ke depannya akan menghadirkan pengalaman unik untuk para pecinta buah-buahan segar.
Menurut Farhan, ide tersebut muncul setelah panen melon hasil budidaya hidroponik di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, pada Kamis 27 Maret 2025 lalu.
“Saya melihat ada pengembangan hidroponik melon yang sangat bagus. Saya kepikiran untuk mengembangkan Kampung Wisata Melon di satu lokasi premium,” ucap Farhan, dikutip dari laman jabarprov, Sabtu, 29 Maret 2025.
Konsep Kampung Wisata Melon tersebut menurutnya adalah destinasi wisata premium yang akan menghasilkan panen melon dengan kualitas tinggi sehingga harganya beda dengan harga pasaran.
“Di sana, pengunjung bisa menikmati melon berkualitas tinggi dengan harga yang paling murah Rp80.000 per kilogram. Satu melon bisa mencapai berat 2 kg, jadi harganya bisa Rp160.000 sampai Rp200.000,” jelasnya.
“Tujuannya bukan produksi massal, tapi untuk marketing. Produksi sedikit, tapi kualitasnya premium,” imbuhnya.