Pintasan.co, Probolinggo – Aksi pencurian hewan ternak di Probolinggo tetap terjadi saat warga sedang larut dalam suasana silaturahmi Lebaran. Ahmad Sodiq, warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo yang mempunyai dua ekor sapi raib digondol maling pada Minggu (22/3) dini hari.
Tampak dari rekaman CCTV ada 3 orang pelaku menggiring 2 ekor sapi hasil curian melewati jalanan kampung. Satu pelaku berjalan di depan untuk mengawasi situasi sekitar, sementara 2 pelaku lainnya menuntun sapi curian itu. Para pelaku sulit dikenali karena semuanya memakai penutup kepala saat beraksi.
Peristiwa pencurian ini terjadi menjelang waktu salat Subuh. Korban mengaku sempat memeriksa kondisi kandang sapi miliknya sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dan memastikan sapinya masih berada di tempatnya.
Namun karena kelelahan setelah seharian bersilaturahmi dan halal bihalal, korban tertidur pulas dan baru menyadari kehilangan saat bangun pada pagi hari.
Ahmad Sodiq mengaku baru mengetahui ternaknya hilang sekitar pukul 04.00 WIB saat hendak melaksanakan salat Subuh.
“Saya tahunya sapi hilang itu jam 4 pas mau sholat. Sebelumnya saya sempat ngecek jam 1, sapi masih ada di kandang. Tidak dengar suara apa-apa. Yang hilang dua ekor sapi jenis lokal, kalau ditaksir harganya sekitar Rp 40 jutaan,” ujar Ahmad, Senin (23/3/2026).
“Pelaku ada tiga orang, mereka mencongkel pintu kandang. Sapi itu sudah saya rawat sekitar satu setengah tahun. Saya memang kecapekan dan ketiduran setelah rayakan Lebaran dan halalbihalal ke rumah saudara,” tambahnya.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian lebih Rp 40 juta. Laporan sudah diterima polisi. Saat ini aparat kepolisian dari Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian hewan tersebut.
Polisi juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari dan memasang pengamanan tambahan di kandang ternak untuk mencegah kejadian serupa yang tidak diinginkan terulang.
