Pintasan.co – Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam. Malam ini terjadi pada bulan Ramadan dan memiliki keutamaan yang sangat besar karena nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT pada malam tersebut.
Pengertian Lailatul Qadar
Secara bahasa, Lailatul Qadar berarti “malam kemuliaan” atau “malam ketetapan”. Pada malam ini Allah SWT menurunkan berbagai ketentuan bagi makhluk-Nya serta memberikan keberkahan yang luar biasa bagi orang-orang yang beribadah.
Malam ini juga dikenal sebagai malam turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Dalil Al-Qur’an tentang Lailatul Qadar
Allah SWT menjelaskan keutamaan malam ini dalam Al-Qur’an, yaitu pada Surah Al-Qadr:
- Surah Al-Qadr ayat 1–5
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”
(QS. Al-Qadr: 1–5)
Ayat ini menunjukkan betapa agungnya malam Lailatul Qadar, karena ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
Dalil Hadis tentang Lailatul Qadar
Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan malam ini dalam hadis.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
“Barang siapa melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT.
Waktu Terjadinya Lailatul Qadar
Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya:
“Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.”
(HR. Bukhari)
Karena waktunya dirahasiakan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Hikmah Dirahasiakannya Lailatul Qadar
Para ulama menjelaskan bahwa dirahasiakannya waktu Lailatul Qadar memiliki hikmah agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan, bukan hanya pada satu malam saja.
Dengan demikian, umat Islam memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan, keberkahan, dan ampunan. Nilai ibadah pada malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan. Oleh karena itu, umat Islam hendaknya memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir agar dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
