Pintasan co, MalangJumlah jamaah  Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Stadion Gajayana, Kota Malang, tercatat mencapai 104.541 orang hingga dua hari menjelang pelaksanaan. Dimulai dari hari Sabtu (7/2/2026) malam hingga Minggu pagi (8/2/2026). Tentunya  jumlah ini akan bertambah nantinya. 

Sekretaris PWNU Jawa Timur HM Faqih mengatakan jumlah tersebut tercatat hingga H-2 pelaksanaan atau Jumat (6/2).

“Hingga H-2 tercatat jamaah mencapai 104.541 orang atau jika dibulatkan sekitar 105 ribu orang dengan 1.100 lebih bus serta ribuan kendaraan lainnya,” kata Faqih di Surabaya, Jumat.

Ia menjelaskan jumlah tersebut terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim dan sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Jamaah tersebut menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, serta 5.413 sepeda motor.

Seluruh peserta dibagi dalam sembilan zona dengan sembilan person in charge (PIC) dari PWNU Jatim, serta didukung 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal.

Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim Masykuri Bakri mengatakan pelaksanaan Mujahadah Kubro mendapat dukungan penuh dari Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, serta Dinas Perhubungan setempat.

“Kapasitas Stadion Gajayana sesuai konstruksi tribun hanya sekitar 35.000 orang, sehingga jamaah lainnya akan berada di luar stadion. Untuk itu, videotron diperbanyak di area luar stadion hingga radius sekitar tiga kilometer,” katanya.

Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026, merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jatim.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah diawali dengan kick off dan Sarasehan Pesantren di Universitas Islam Malang (Unisma) pada 7 Januari 2026, ziarah muassis dan muharrik NU se-Jawa Timur pada 24 Januari, Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya pada 29 Januari, serta pameran lukisan nasional bertema “Mangsa Kalasubo” di Galeri Dewan Kesenian Surabaya pada 30 Januari 2026.

Baca Juga :  Hujan Deras Sebabkan Banjir di Kawasan Suhat dan Borobudur Kota Malang

Agenda lainnya meliputi kegiatan parenting dan pesantren sehat yang digelar LKKNU-RMI di sejumlah daerah, antara lain Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso, dan Banyuwangi, yang berlangsung pada 27 Januari hingga 15 Februari 2026.

Selain itu, PWNU Jatim juga menggelar Pameran NUConomic, GenZINU Bootcamp, serta talkshow tiga pilar ekonomi NU, yakni UMKM, filantropi dan industri pertanian, di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, pada 5–7 Februari 2026.

Wakil Ketua PWNU Jatim Hakim Jayli mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran NU dalam penguatan ekonomi warga nahdliyin dan pemberdayaan generasi muda.

“NUConomic dan GenZINU menjadi ruang aktualisasi tiga pilar ekonomi NU sekaligus pembinaan generasi Z Islami NU,” katanya.


Puncak peringatan Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim akan ditutup dengan Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Malang, pada 7–8 Februari 2026.