Pintasan.co – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negara-negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) akan mengumumkan komitmen pendanaan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Jalur Gaza. Pengumuman itu dijadwalkan berlangsung dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari 2026.
Melalui unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump mengatakan pertemuan akan digelar di Donald J. Trump Institute of Peace.
Dalam agenda tersebut, para anggota BoP juga disebut akan menyampaikan kesiapan mengerahkan ribuan personel pasukan stabilisasi internasional serta kepolisian lokal untuk membantu menjaga keamanan di Gaza pascaperang.
Trump menilai Dewan Perdamaian memiliki peran strategis ke depan. Ia menyinggung pertemuan para anggota pendiri BoP di Davos pada Januari lalu, bertepatan dengan forum ekonomi dunia, sebagai momentum awal penguatan visi kemanusiaan bagi warga Gaza dan agenda perdamaian global. Ia bahkan menyebut BoP berpotensi menjadi salah satu lembaga internasional paling berpengaruh.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kabar bahwa Indonesia tengah mengkaji kemungkinan kontribusi personel dalam misi stabilisasi di Gaza, dengan opsi pengerahan hingga ribuan aparat. Di sisi lain, White House sebelumnya mengumumkan pembentukan komite nasional bersifat teknokratis untuk mengelola transisi pemerintahan Gaza sebagai bagian dari peta jalan pascakonflik.
Perang selama dua tahun antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza berakhir melalui kesepakatan gencatan senjata. Konflik tersebut dilaporkan menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan merusak sebagian besar infrastruktur sipil. United Nations memperkirakan kebutuhan dana rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.
Meski gencatan senjata telah berlaku, otoritas kesehatan setempat melaporkan masih terjadi korban jiwa akibat serangan lanjutan dalam beberapa hari terakhir. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil menjadi tantangan besar bagi upaya pemulihan kemanusiaan dan rekonstruksi di wilayah tersebut.
