Pintasan.co, Kolaka – Pemerintah Kabupaten Kolaka secara resmi melaksanakan Launching Program Inovasi Daerah Gerakan Mosongi (Makan Olahan Sagu Meningkatkan Energi) yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kolaka, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan serta penguatan diversifikasi pangan lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kolaka, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kolaka, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka, perwakilan perbankan, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam kegiatan ini diwakili oleh Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh perwakilan Biro Ekonomi, disampaikan apresiasi atas langkah inovatif Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam mengembangkan potensi pangan lokal berbasis sagu sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah.

Turut hadir pula Bupati Kolaka Timur yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif Gerakan Mosongi sebagai upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan antarwilayah di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka H. Amri, menegaskan bahwa Gerakan Mosongi merupakan implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Diversifikasi Pangan Lokal.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi beras serta mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal yang tersedia melimpah di daerah, khususnya sagu, ujarnya Amri.”

Lebih lanjut disampaikan bahwa sagu memiliki nilai gizi yang baik, potensi ekonomi yang besar, serta nilai kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Oleh karena itu, Gerakan Mosongi tidak hanya difokuskan pada peningkatan konsumsi olahan sagu, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas akses pembiayaan melalui sinergi dengan perbankan, serta memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Baca Juga :  Jokowi Effect Dongkrak Elektabilitas Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng

Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kolaka dalam rangkaian kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program, khususnya dalam membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha sektor pangan lokal. Sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Launching Gerakan Mosongi ditandai dengan seremoni simbolis dan penyajian berbagai produk olahan sagu kepada para tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menggerakkan konsumsi pangan lokal di Kabupaten Kolaka.

Melalui Gerakan Mosongi, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap dapat mewujudkan ketahanan pangan daerah yang kuat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kolaka yang mandiri, berkeadilan, maju, dan unggul.