Pintasan.co, Luwu Timur – Setelah resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur periode 2025–2030, Ir. H. Irwan Bachri Syam dan Dra. Hj. Puspawati Husler kini genap memasuki satu tahun masa kepemimpinan mereka, Jumat (20/2/2026).
Sepanjang satu tahun berjalan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melakukan refleksi berbagai program serta kebijakan yang telah dijalankan dalam upaya mencapai visi “Luwu Timur menuju kabupaten Juara (maju dan sejahtera)”.
Melalui visi tersebut, pasangan Ibas-Puspa menekankan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang berfokus pada pelayanan publik, percepatan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Visi “Lutim Juara” bukan hanya sekedar slogan, melainkan arah nyata pembangunan daerah kedepannya. Implementasinya ditandai dengan pelaksanaan berbagai program prioritas secara bertahap di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan UMKM, perlindungan sosial, serta investasi.
Beberapa program prioritas kini telah berjalan, termasuk program Tiga Kartu Sakti yang terdiri atas Kartu Luwu Timur Pintar, Kartu Luwu Timur Sehat, serta Kartu Lansia.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Luwu Timur menyediakan seragam sekolah bagi siswa SD hingga SMP, serta menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa asal Luwu Timur sebesar Rp6 juta per tahun.
Sementara di bidang kesehatan, pemerintah menyiapkan rumah sakit rujukan di Makassar, menghadirkan puluhan ambulans armada sehat yang ditempatkan di seluruh Puskesmas, meningkatkan fasilitas RSUD I Lagaligo Wotu, serta membangun rumah sakit khusus mulut dan gigi di Atue.
Di bawah kepemimpinan Ibas-Puspa, program kartu lansia kini telah berjalan dengan menyalurkan bantuan Rp1 juta per bulan bagi warga lanjut usia berumur 60 tahun ke atas.
Selain program tersebut, sejumlah program prioritas lainnya juga telah dilaksanakan maupun diselesaikan, meliputi pembangunan infrastruktur pertanian, perbaikan dan pelebaran jalan, peningkatan fasilitas pelayanan publik, pengendalian harga dan dukungan perdagangan, serta penguatan ekonomi rakyat.
Irwan Bachri Syam selaku Bupati Luwu Timur menyatakan bahwa tahun pertama kepemimpinan menjadi fondasi utama dalam merumuskan arah pembangunan daerah.
“Setahun ini adalah masa kerja keras untuk membuktikan bahwa perjanjian politik kepada rakyat tidak berhenti di janji, tetapi diwujudkan dalam program nyata. Tentu belum sempurna, tetapi kami terus berupaya mempercepat langkah menuju Luwu Timur yang lebih maju dan berdaya saing,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Puspawati Husler menyampaikan juga bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong keberhasilan pembangunan.
“Kami menyadari bahwa tantangan pembangunan masih besar. Karena itu, kolaborasi dan dukungan semua pihak menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan Lutim Juara,” tuturnya.
Pemerintah daerah menekankan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar target pembangunan dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
