Pintasan.co – Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, melakukan serangkaian komunikasi diplomatik dengan sejumlah mitra internasional guna membahas upaya penghentian konflik di kawasan Teluk Persia.

Berdasarkan keterangan sumber di Kementerian Luar Negeri Turki, Fidan pada Minggu (22/3) berdialog dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, serta kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas. Ia juga berkomunikasi dengan pejabat dari Amerika Serikat.

Dalam pembicaraan tersebut, berbagai langkah untuk meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik menjadi fokus utama.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/3), Fidan menyampaikan bahwa eskalasi di kawasan Teluk masih berpotensi berlanjut selama dua hingga tiga pekan ke depan. Ia menilai peran Amerika Serikat akan sangat menentukan arah perkembangan situasi.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa.

Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Paus Leo XIV: Warga Gaza Terjebak dalam Kelaparan, Dunia Harus Ingat yang Menderita karena Perang