Pintasan.co, Malili – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan program Pejuang Subuh bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ruang Rapat Kerja Bupati, Senin.
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, para pengawas sekolah, kepala bidang, serta perwakilan guru SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur.
Program Pejuang Subuh menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan menanamkan nilai religius kepada pelajar melalui kegiatan shalat subuh berjamaah di masjid atau mushala.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa program tersebut akan menjadi bagian dari penilaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.
“Ini menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan nilai A pada mata pelajaran Agama Islam, yaitu dengan menghadirkan kembali program Pejuang Subuh melalui shalat subuh berjamaah di masjid,” ujar Irwan.
Menurutnya, kebiasaan bangun pagi dan melaksanakan ibadah berjamaah dapat melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun karakter positif sejak usia dini. Ia berharap program tersebut mampu mencetak generasi muda yang berakhlak baik, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, menjelaskan bahwa sasaran program Pejuang Subuh diperuntukkan bagi pelajar laki-laki beragama Islam di tingkat SD dan SMP.
Untuk tingkat SD, program difokuskan kepada siswa laki-laki kelas 5, sedangkan tingkat SMP ditujukan kepada siswa laki-laki kelas 8. Adapun siswi perempuan tetap dapat mengikuti kegiatan dari rumah masing-masing dengan pendampingan orang tua dan buku kontrol kegiatan.
Raoda menambahkan, kegiatan Pejuang Subuh akan dilaksanakan setiap Sabtu dan Ahad mulai pukul 04.00 hingga 04.15 Wita di masjid atau mushala terdekat dari tempat tinggal siswa.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap program tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)
