Pintasan.co – Pernyataan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang menyebut Jusuf Kalla sebagai sosok senior, mentor, dan idola mendapat apresiasi dari kalangan pengamat politik. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan komunikasi politik di tengah situasi nasional yang dinamis.

Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi, menilai pernyataan Gibran menunjukkan kematangan dalam merespons isu-isu yang berkembang. Ia menyebut Gibran mampu menjaga ketenangan dan tidak terpancing oleh pertanyaan yang berpotensi memicu ketegangan.

“Gibran tidak terpancing dengan pancingan pertanyaan media yang jika ditanggapi dengan emosi justru akan memperuncing suasana politik nasional menjadi semakin panas. Dalam hal ini, Gibran sudah belajar banyak mengenai pola komunikasi yang benar,” kata Ari dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut Ari, pendekatan komunikasi yang ditunjukkan Gibran juga berkaitan dengan upaya meredam meningkatnya tensi politik, terutama di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga sejumlah komoditas.

Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan teori komunikasi “spiral keheningan” yang diperkenalkan oleh Elisabeth Noelle-Neumann. Dalam pandangannya, Gibran berusaha memecah dominasi opini publik yang berkembang terkait dirinya dan keluarganya.

Pernyataan Gibran ini muncul di tengah sorotan publik terhadap komentar Jusuf Kalla mengenai Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Dalam beberapa kesempatan, JK menyampaikan perannya dalam mendorong nama Jokowi ke panggung politik nasional.

Menanggapi dinamika tersebut, Gibran justru mengambil pendekatan yang lebih sejuk. Saat melakukan kunjungan ke Papua Barat Daya, ia menyampaikan pandangannya terhadap JK dengan penuh penghormatan.

‎”Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik,” kata Gibran.

Ia juga menegaskan rasa terima kasih atas berbagai masukan yang diberikan oleh JK, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia.

‎”Jadi, beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK,” ujarnya.

Bahkan, Gibran secara terbuka menyebut JK sebagai sosok yang ia kagumi. “Pak JK itu idola saya,” katanya menambahkan.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Siap Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran jika Diundang

Sikap ini dinilai sebagai bentuk komunikasi politik yang menyejukkan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap dinamika elite politik nasional.