Pintasan.co, Jakarta – Dalam upaya menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polsek Metro Penjaringan menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam, 1 Mei 2026, pukul 23.00 WIB di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan, Polres Metro Jakarta Utara.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran remaja, balapan liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Penjaringan, Kompol Tomb Pea Indra R.S., SH., MM, dan dihadiri jajaran pejabat fungsi serta personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Metro Penjaringan, Satpol PP, dan Pokdarkamtibmas dengan total kekuatan sebanyak 30 personel.
Dalam arahannya, Kompol Tomb Pea Indra memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap semangat menjalankan tugas meski sejak pagi telah melaksanakan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day). Ia menegaskan pentingnya menjaga stamina dan tetap profesional dalam menjalankan tugas malam hari.
“Malam ini kita kembali melaksanakan KRYD untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan. Laksanakan patroli mobile dan hunting di titik-titik rawan, khususnya lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul kelompok remaja yang berpotensi tawuran,” tegasnya.
Selain patroli bergerak, personel juga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan humanis kepada kelompok pemuda yang masih berkumpul agar segera pulang ke rumah masing-masing demi mencegah gangguan kamtibmas.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli skala kecil menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Penjaringan, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Penjaringan. Fokus patroli meliputi pencegahan tawuran, balapan liar, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan wilayah Penjaringan tetap aman, nyaman, dan kondusif. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci menjaga Jakarta dan menjaga lingkungan bersama,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
