Pintasan.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih membuka proses seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung dengan persyaratan yang tergolong ketat. Hingga mendekati batas akhir pendaftaran, jumlah peminat dari lembaga konservasi masih terbatas.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa masa pendaftaran akan segera berakhir pada 10 Mei 2026, sementara jumlah pendaftar belum signifikan.

“Pendaftarannya tinggal beberapa hari lagi. Ini yang bikin saya agak deg-degan, karena syaratnya memang ketat sekali dan tidak semua lembaga konservasi menyanggupinya,” ujarnya.

Menurut Farhan, Pemkot sebelumnya telah mengundang sekitar 85 lembaga potensial. Namun hingga kini, hanya sebagian kecil yang merespons.

“Dari 85 yang kita undang, belum semuanya kembali ke kita. Yang sudah memberi sinyal minat, kalau tidak salah baru sekitar empat,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut masih wajar mengingat standar seleksi yang tinggi. Persyaratan ketat diterapkan untuk memastikan pengelola yang terpilih memiliki komitmen kuat terhadap konservasi dan kesejahteraan satwa.

“Memang syaratnya berat, jadi wajar kalau belum banyak yang menyatakan minat secara serius,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung telah mengajukan permohonan perpanjangan waktu pendaftaran kepada pemerintah pusat.

“Kita sudah mengajukan perpanjangan deadline selama satu bulan setelah tanggal 6 Mei,” jelasnya.

Di tengah proses seleksi, Pemkot juga memastikan kondisi satwa tetap terjaga. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, dukungan juga datang dari lembaga internasional Fantara, terutama dalam pemenuhan kebutuhan medis bagi satwa.

“Kita juga dibantu oleh satu lembaga internasional, Fantara, terutama dalam penanganan kebutuhan obat-obatan bagi satwa,” ungkapnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung untuk memastikan proses transisi pengelolaan tidak berdampak pada kesejahteraan hewan.

Baca Juga :  Ini Alasan Farhan Bersikukuh Belum Mau Membuka Bandung Zoo

Farhan menegaskan, berbagai opsi terus disiapkan agar proses seleksi tetap berjalan optimal dan menghasilkan pengelola yang kompeten.

“Pada dasarnya, berbagai opsi sedang kita siapkan dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” pungkasnya.