Pintasan.co, Malili – Semangat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama terus diperkuat di Kabupaten Luwu Timur melalui kolaborasi lintas gereja dan sinergi sosial kemasyarakatan. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) IV Forum Kerja Sama Gereja-gereja (FKSG) Kabupaten Luwu Timur yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, di Gedung FKST Gloria Bayondo, Kecamatan Tomoni, Selasa.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua FKSG Kabupaten Luwu Timur, Yorim Karoma, Bendahara FKSG dr. Ana Toding, serta jajaran pengurus FKSG tingkat kabupaten dan kecamatan se-Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Puspawati Husler menyampaikan apresiasi atas kontribusi FKSG yang selama ini dinilai berperan penting dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Saya menyadari bahwa keberadaan FKSG tidak hanya sebagai wadah komunikasi antar gereja, tetapi juga menjadi penjaga keharmonisan dalam masyarakat yang plural dan beragam,” ujar Puspawati.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Luwu Timur merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga melalui komunikasi, kerja sama, dan semangat toleransi antarumat beragama.

Ia menilai pelaksanaan Raker IV FKSG menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan sosial dan keagamaan kepada masyarakat.

“Melalui diskusi dan kolaborasi yang intensif, FKSG diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta mengembangkan program-program sosial keagamaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FKSG Kabupaten Luwu Timur, Pendeta Yorim Karoma, menjelaskan bahwa rapat kerja tersebut merupakan agenda penting organisasi dalam menyusun program pelayanan dan memperkuat kerja sama antar gereja di daerah.

Ia juga menegaskan komitmen FKSG untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menjaga kerukunan, kedamaian, serta mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Baca Juga :  Aset Negara di Tangan Swasta, Prabowo Beri Sinyal Penarikan: Gue Ngerti Mana yang Milik Rakyat

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan sebagai simbol kuatnya toleransi dan persatuan di Bumi Batara Guru. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)