Pintasan.co, TubanPresiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Prabowo pidato dihadapan tamu undangannya. Di tengah pidato yang membahas ketahanan pangan nasional, Prabowo tiba-tiba melempar candaan saat menyapa Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

Momen itu terjadi ketika Prabowo menyampaikan salam kepada sejumlah pejabat dan kepala daerah yang hadir. Candaan Prabowo sontak mengundang gelak tawa para tamu undangan yang memadati lokasi acara panen raya.

“Bupati Tuban, Saudara Aditya Halindra Faridzky,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin yang datang.

Spontan, ia langsung memotong kalimatnya sendiri untuk melempar kelakar terkait nama sang bupati muda tersebut.

“Aditya Halindra… bukan Partai Gerindra, bukan?”, candaan Prabowo yang langsung memancing tawa lepas dari seluruh undangan.

Ketua Umum Partai Gerindra kemudian menyinggung kemiripan bunyi nama Halindra dengan nama partai yang dipimpinnya.

“Halindra, Gerindra… nama agak mirip,” tambahnya, yang kembali disambut gemuruh tawa dan tepuk tangan.

Sebelum melontarkan candaan itu, Prabowo sempat berbicara serius mengenai pentingnya ketahanan pangan bagi sebuah negara. Menurutnya, negara tidak akan mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

Usai berpidato dengan candaan kepada tamu undangan, Prabowo kemudian menegaskan bahwa semua partai politik pada dasarnya memiliki tujuan baik. Ia menyebut yang terpenting adalah bagaimana setiap kader mampu bekerja dan membawa manfaat bagi masyarakat saat menjalankan pemerintahan.

Menurut Prabowo, setiap partai pasti memiliki sisi baik dan kurang baik. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama memperbesar hal positif demi kepentingan rakyat serta meminimalkan hal-hal yang tidak baik dalam kehidupan bernegara.

Baca Juga :  Mendagri Sampaikan Komitmen Presiden untuk Jaga Stabilitas Harga di Pasar