Pintasan.co, Malili – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur saat ratusan lanjut usia (lansia) mengikuti senam sehat dalam rangka memperingati Hari Lansia Nasional (HLN) ke-30, Sabtu (27/6/2026).
Sekitar 200 lansia dari berbagai kecamatan hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”. Acara tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan lansia.
Kehadiran Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, yang turut berbaur dan mengikuti senam bersama para peserta menambah semarak kegiatan. Kehadiran orang nomor dua di Luwu Timur itu menjadi bentuk dukungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap para lansia.
Dalam sambutannya, Puspawati mengatakan peringatan Hari Lansia Nasional tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kepedulian terhadap para orang tua yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
“Saya berharap kita semua dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah lansia, serta mendorong perilaku hidup sehat, termasuk pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kita ingin mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan berdaya,” ujar Puspawati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghormati, menyayangi, dan memberikan perhatian kepada para lansia agar tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan bahagia di usia senja.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lansia sekaligus memotivasi mereka agar tetap aktif menjalani aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, para peserta yang hadir merupakan perwakilan lansia dari seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur dan diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat.
“Hari ini ada sekitar 200 lansia perwakilan dari setiap kecamatan yang hadir. Mereka adalah role model yang menunjukkan bahwa usia senja bukan halangan untuk tetap peduli terhadap kesehatan dan tetap berdaya,” kata dr. Helmy.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang lansia peserta, Tukiyanto (77), warga Desa Kalosi, Kecamatan Mahalona, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain bermanfaat bagi kesehatan, acara itu juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekannya dari berbagai wilayah.
“Saya senang sekali bisa ikut bergabung di sini. Bisa olahraga sekaligus bertemu teman-teman lama dari kecamatan lain. Harapan saya, kami yang sudah lansia bisa terus aktif dan pandai menjaga kesehatan,” ujarnya.
Melalui peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya lingkungan yang ramah lansia, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)
