Pintasan.co, Malili – Syukuran Desa Lera yang digelar masyarakat Desa Lera, Kecamatan Wotu, menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus wujud rasa syukur atas berkah dan hasil usaha masyarakat selama ini, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Kebersamaan, Bersyukur atas Keberkahan Menuju Desa yang Lebih Maju dan Sejahtera” tersebut dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wotu, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan mengapresiasi kekompakan masyarakat dan pemerintah desa yang terus menjaga tradisi kebersamaan melalui kegiatan syukuran desa.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki makna penting karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Momentum seperti ini penting bagi kami untuk membuka mata dan telinga, melihat langsung kondisi masyarakat, serta memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan,” kata Irwan.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan warga, mulai dari kebutuhan pengolahan lahan pertanian, pembangunan jalan tani, hingga dukungan terhadap fasilitas sosial dan rumah ibadah.
Menanggapi hal itu, Irwan menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan ditindaklanjuti secara bertahap melalui program pembangunan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bupati Irwan menyoroti sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Desa Lera dan Kecamatan Wotu secara umum.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani melalui program cetak sawah yang saat ini masih memiliki kuota cukup besar untuk dimanfaatkan masyarakat.
“Kalau masih ada lahan yang ingin dijadikan sawah, segera laporkan ke penyuluh atau pemerintah desa. Kita akan akomodir, mulai dari pencetakan sawah hingga bantuan bibit dan alat pertanian,” ujarnya.
Selain itu, Irwan juga mendorong optimalisasi produktivitas pertanian dengan target peningkatan frekuensi panen hingga tiga kali dalam setahun melalui dukungan sarana pertanian, alat mesin pertanian, serta pendampingan teknis kepada petani.
“Kita ingin petani di Luwu Timur bisa panen tiga kali setahun. Pemerintah siap mendukung, tinggal bagaimana kita bersama-sama memaksimalkan potensi yang ada,” tuturnya.
Melalui kegiatan syukuran desa tersebut, pemerintah daerah berharap semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat terus terjaga, sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
