Pintasan.co, Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar Operasi Ketupat Jaya 2026 selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini dilaksanakan dalam rangka mengamankan arus lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pelaksanaan operasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, yang setiap tahunnya diikuti oleh peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya, Senin (9/3/2026).

Dalam rapat tersebut, berbagai instansi terkait membahas kesiapan pengamanan serta langkah-langkah strategis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya tahun ini.

“Kita mengkolaborasikan berbagai kekuatan tentunya, termasuk sarana prasarana dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan Operasi Ketupat yang insya Allah akan berlangsung mulai 13 sampai dengan 25 Maret mendatang,” kata Kombes Pol. Komarudin.

Ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2026 melibatkan lebih dari 6.800 personel gabungan yang akan bertugas di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait yang akan bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik Lebaran.

Menurut Komarudin, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Idulfitri di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Personel ini akan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan mudik Lebaran, perayaan Hari Raya Idulfitri, hingga arus balik nanti,” ujarnya.

Selain pengamanan lalu lintas, operasi ini juga difokuskan pada pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Baca Juga :  Seorang Wanita Tewas di Kamar Kontrakannya, Terduga Pelaku Langsung Diamankan Polisi

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri atau Kakorlantas, Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang berfokus pada keselamatan serta keamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Menurutnya, operasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas semata, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran negara melalui aparat kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif,” ujarnya.

Untuk memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline Operasi Ketupat 2026 yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Tagline tersebut menjadi semangat utama bagi seluruh jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.

“Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan, melainkan juga soal pulang dengan selamat,” kata Agus.

Dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar.