Pintasan.co, Jakarta – Sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jatinegara, Jakarta Timur, menerima ancaman bom yang segera direspon oleh Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Tim Gegana diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan memastikan keamanan di lingkungan sekolah.

Kombes Pol Budhi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya telah melakukan penyisiran menyeluruh. “Benar, sudah ditangani oleh Gegana. Hasilnya nihil bom,” ujar Budhi Hermanto, Selasa (24/2/2026). Dikutip dari laman Detik.com

Menurut Budi Hermanto, respons cepat ini adalah wujud kesigapan aparat kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat melaporkan setiap gangguan keamanan dan ketertiban melalui layanan call center Polri 110.

“Apabila membutuhkan bantuan darurat masyarakat bisa menghubungi segera ke call center 110, operator kami siaga 24 jam penuh,” pungkasnya.

Budi Hermanto juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan ancaman yang dapat menimbulkan kepanikan. Pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk ancaman.

Ancaman bom diterima oleh staf sekolah melalui akun Instagram, yang kemudian diteruskan ke pihak sekolah dan dilaporkan ke kepolisian.

Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya segera dikerahkan untuk melakukan penyisiran. Dengan peralatan lengkap, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap sudut sekolah guna memastikan keamanan.

Sterilisasi dan pemeriksaan dilakukan di ruang kelas, laboratorium, koridor, dan fasilitas umum lainnya. Hasilnya, tidak ditemukan adanya bom di lokasi.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menegaskan kesiapsiagaan Brimob dalam merespons setiap potensi ancaman keamanan. “Setiap informasi yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Kehadiran Brimob untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” terang Kombes Henik.

Selama proses sterilisasi, petugas tidak menemukan benda mencurigakan atau material berbahaya. Sekolah dinyatakan aman, dan kegiatan berjalan tertib tanpa kepanikan. Setelah pemeriksaan, tim melakukan konsolidasi dan tetap bersiaga mengantisipasi perkembangan situasi.

Baca Juga :  Terseret Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo dan Dua Tersangka Lain Dijadwalkan Diperiksa Kamis Ini