Pintasan.co, Luwu Timur – Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kajian Cinta Al-Qur’an (FKCA) Kabupaten Luwu Timur menghadiri kegiatan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini digelar sebagai ajang silaturahmi para pengurus BKMT dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Musyawarah tersebut berlangsung di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Luwu Timur, Selasa (10/3/2026), serta dilaksanakan secara virtual dengan diikuti oleh para pengurus BKMT dari berbagai kecamatan di Kabupaten Luwu Timur. Selain sebagai forum silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memilih Ketua BKMT Kabupaten Luwu Timur periode 2026–2031.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Ketua BKMT Luwu Timur, Aini Endis Anrika yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Luwu Timur, Herni Ramadhan.

Dalam musyawarah tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua BKMT Kabupaten Luwu Timur periode 2026–2031. Penetapan tersebut disambut positif oleh para peserta musyawarah yang mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun virtual.

Dalam sambutannya, Plt. Ketua BKMT Luwu Timur, Aini Endis Anrika menyampaikan bahwa musyawarah luar biasa ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat peran BKMT dalam membina umat, khususnya kaum ibu melalui majelis taklim di Kabupaten Luwu Timur.

“Musyawarah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk memperbaiki, memperkuat, dan menyatukan langkah kita dalam membina umat, khususnya kaum ibu melalui majelis taklim di Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta musyawarah untuk mengedepankan prinsip musyawarah mufakat dalam setiap keputusan yang diambil, serta menjaga kebersamaan di antara seluruh pengurus BKMT.

“Saya mengajak seluruh peserta musyawarah luar biasa ini untuk mengedepankan musyawarah untuk mufakat, saling menghargai perbedaan pendapat, serta mengutamakan kepentingan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur sekaligus Ketua FKCA, Puspawati Husler menjelaskan bahwa BKMT merupakan induk dari berbagai kelompok pengajian yang ada di masyarakat. Di sisi lain, FKCA memiliki program yang berfokus pada upaya membumikan Al-Qur’an di Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga :  Wabup Puspawati Resmikan Unit Dialisis RS Inco untuk Mempermudah Akses Pasien Ginjal

Ia juga menyinggung program Bupati Luwu Timur yang mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan.

“BKMT adalah induk dari semua kelompok pengajian, sementara FKCA memiliki program bagaimana membumikan Al-Qur’an. Program Bupati juga mendorong ASN untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid, sekarang kita ambil pegawainya agar Luwu Timur bisa membumikan Al-Qur’an,” jelas Puspawati.

Ia berharap kolaborasi antara BKMT dan FKCA dapat semakin memperluas jangkauan pembinaan keagamaan hingga ke tingkat desa bahkan dusun.

Kegiatan Muslub BKMT ini juga diikuti secara virtual oleh para Ketua BKMT Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.