Pintasan.co, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Pj. Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade dan Kepala Desa Puncak Indah Muhammad Cakir meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Rabu (07/01/2026).

Peninjauan ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong terbentuknya kemandirian ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

Lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan koperasi berada di posisi strategis, tepat di samping Masjid Babul Khaer, dengan luas sekitar 20 x 30 meter. Pemilihan lokasi tersebut dipertimbangkan matang agar menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif warga.

“Lokasinya sangat strategis dan dekat dengan pusat perkantoran. Ini diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian Desa Puncak Indah sekaligus menjadi proyek percontohan Koperasi Merah Putih pertama di Luwu Timur,” ujar Bupati Irwan.

Koperasi Desa Merah Putih ini dirancang sebagai wadah inklusif bagi pelaku UMKM, dengan penyediaan ruang khusus bagi pedagang kecil, pengrajin, serta petani lokal untuk mengembangkan usaha mereka.

Diharapkan, keberadaan koperasi tersebut mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi daerah.

Usai meninjau lokasi koperasi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Gedung Simpurusiang untuk melihat langsung progres renovasi yang sedang berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan meminta agar pekerjaan dipercepat sehingga dapat selesai sebelum bulan Ramadan.

Ia juga mengingatkan pentingnya penataan lingkungan sekitar gedung agar terlihat lebih rapi dan estetis, termasuk memangkas pohon atau tanaman yang mengganggu.

“Setiap proyek ini adalah amanah yang harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya berkualitas dan mencerminkan integritas,” tegasnya.

Peninjauan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kabag Prokopim Agus Thobrani, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Umar Hasan Dalle, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Joni Patabi, serta Plt. Kepala Bapenda Muhammad Yusri.

Baca Juga :  Rieke PDIP Bersuara Usai Diadukan ke MKD Lantaran Dianggap Provokasi PPN 12%